HIPPAM Merauke soroti aroma sampah di Pasar Wamangggu

papua-sampah-merauke
Sampah yang menumpuk di saluran drainase di sekitar area Pasar Wamanggu yang tak kunjung diambil – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Himpunan Pedagang Pasar Merauke (HIPPAM) Merauke, Provinsi Papua menyoroti aroma sampah di Pasar Wamanggu. Sejauh ini penanganan sampah di pasar tersebut dinilai kurang maksimal sehingga sangat berdampak terhadap aktivitas pedagang.

“Bagaimana menciptakan pasar yang sehat, sementara aroma sampah sangat menyengat.  Ini menjadi masukan bagi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Merauke agar mengatur dengan baik sampah. Dimana setiap hari harus diangkut dan dibawa ke tempat pembuangan,” kata Ketua HIPPAM Kabupaten Merauke, H. Ali Syahbana, saat ditemui Jubi, Selasa (1/12/2020).

Ali Syahbana mengatakan para pedagang yang berjualan selama ini, merasa belum nyaman, lantaran aroma sampah di sekitar. Jika dibiarkan menumpuk, katanya, sudah pasti sampah akan menebar aroma tak sedap. Apalagi volume sampah setiap hari juga pasti banyak, entah itu  sampah basah maupun kering.

Baca juga: Petugas kebersihan Pasar Wamanggu belum menikmati upah layak

Pantauan Jubi, sampah menumpuk di saluran drainase di sekitar pasar, baik sampah botol maupun kertas plasik. Tumpukan sampah ini menimbulkan aroma tak sedap.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Merauke, Harmini, mengungkapkan di dalam area Pasar Wamanggu, pasar terbesar di kabupaten di selatan Papua itu, terdapat beberapa tempat sampah disiapkan, dengan tujuan agar pedagang membuang sampah di dalamnya.

“Lalu petugas kami juga tiap hari beroperasi dengan mengangkut sampah-sampah yang menumpuk di sekitar pasar,” ujarnya. (*)

Loading...
;

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top