Follow our news chanel

Previous
Next

Pjs Bupati Yalimo: Imunisasi bagian penting layanan kesehatan primer

papua-yalimo-rakor-dan-workshop
Rapat Koordinasi Data Ketersediaan Obat dan Workshop Imunisasi, Surveilans, TB, dan HIV-AIDS di Kabupaten Yalimo tahun 2020, yang berlangsung di Elelim –ibukota Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua, Kamis (15/10/2020) – Jubi/Humas Pemkab Yalimo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Imuniasi merupakan bagian penting dari layanan kesehatan primer dan upaya kesehatan wajib yang harus dilaksanakan. Karenanya, imunisasi harus menjadi kegiatan prioritas, terutama di masa pandemi Covid-19 ini.

Pernyataan itu disampaikan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Yalimo, Simeon Itlay, pada Rapat Koordinasi Data Ketersediaan Obat di Kabupaten Yalimo tahun 2020 dan Workshop Imunisasi, Surveilans, TB, dan HIV-AIDS Kabupaten Yalimo tahun 2020, yang berlangsung di Elelim –ibukota Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua, Kamis (15/10/2020).

“Surveilans merupakan kegiatan untuk mendapatkan gambaran penyebaran penyakit di suatu wilayah dan memprediksi terjadinya kejadian luar biasa (KLB). Indonesia memiliki target eradiksi polio, eleminasi campak dan rubella, serta pengendalian difteri,” kata Simeon Itlay, sebagaimana tertuang dalam rilis pers yang diterima Jubi di Jayapura, Papua, Jumat (16/10/2020).

Sementara, terkait upaya penganggulangan HIV-AIDS di kabupaten di pegunungan tengah Papua ini, Simeon Itlay mengatakan HIV-AIDS sudah menjadi permasalahan global dan merupakan persoalan bersama. Hingga saat ini di Kabupaten Yalimo sudah tercatat sebanyak 53 kasus HIV-AIDS.

“Ada empat puskesmas di Kabupaten Yalimo yang sudah melakukan pemeriksaan, pencegahan, dan upaya penanggulangan HIV-AIDS. Program yang sudah dijalankan di empat puskesmas tersebut adalah bagaimana mencegah dan mengurangi resiko penularan HIV, meningkatkan kualitas hidup orang dengan HIV positif, serta mengurangi dampak sosial ekonomi pada individu, keluarga, dan masyarakat, agar setiap individu menjadi produktif dan bermanfaat untuk pembangunan,” paparnya.

Lebih lanjut Simeon Itlay mengatakan animo para peserta dari puskesmas di Yalimo saat ini sangat tinggi untuk mengikuti kegiatan tersebut karena mereka sudah sadar bahwa pembangunan manusia berada di bidang kesehatan dan juga pendidikan.

Baca juga: Pemkab Yalimo akan percepat serapan APBD

Loading...
;

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo, Yunus Sambom, dalam laporannya mengatakan meski saat ini dalam situasi pandemi Covid-19, rapat koordinasi dan workshop tetap dilaksanakan karena menyangkut kesehatan dan sangat penting bagi masyarakat Kabupaten Yalimo.

“TB (tuberculosis) masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia. Seiring dengan upaya pengendalian TB dengan strategi Dots, dataTB Kabupaten Yalimo tahun 2019 sebanyak 18 orang. Penemuan kasus TB di Kabupaten Yalimo sangat rendah karena baru 1 puskesmas yang melakukan TB Dots yaitu Puskesmas Elelim. Tahun 2020 ini Puskesmas Abenaho melakukan TB Dots,” papar Yunus Sambom.

Yunus mengatakan ada beberapa hal yang menjadi hambatan dalam pencegahan dan pengendalian TB di Papua termasuk Kabupaten Yalimo, salah satunya adalah tenaga analis di puskesmas yang sangat kurang.

“Salah satu kunci dari strategi Dots adalah temukan obat sampai sembuh. Strategi ini akan memutuskan mata rantai penularan TB dan menurunkan insiden TB di masyarakat,” pungkas Yunus Sambom.

Selain Pjs. Bupati Yalimo, Rapat Koordinasi Data Ketersediaan Obat dan Workshop Imunisasi, Surveilans, TB, dan HIV-AIDS Kabupaten Yalimo tahun 2020, dihadiri para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Yalimo, perwakilan puskesmas di Yalimo, ASN Dinas Kesehatan Kabupaten Yalimo, dan para tamu undangan. (Adv)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top