Follow our news chanel

Previous
Next

Jamur sagu berpotensi tingkatkan ekonomi warga

papua-jamur-sagu
Seorang warga saat menunjukkan jamur sagu - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Salah satu cara mengatasi limbah pertanian yaitu dengan memanfaatkan limbah tersebut sehingga mempunyai nilai ekonomi tinggi. Salah satunya di rumah pengolahan sagu Pokja Sagu Kube Gakurakuco di Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.

Selain mengolah sagu basah, rumah pengolahan sagu yang berdiri sejak 2015 ini, tahun 2020 ini mulai memanfaatkan ampas sagu sebagai media pertumbuhan jamur sagu. Meski baru sebatas dikonsumsi sendiri, jamur sagu diyakini berpotensi sebagai sumber perekonomian.

“Ampas sagu memiliki kadar karbohidrat dan protein cukup tinngi yang merupakn sumber nutrisi bagi pertumbuhan jamur sagu,” ujar Koordinator Pokja Sagu Kube Gakurakuco, Frits Maurits Patipeme, kepada Jubi melalui telepon, Senin (13/7/2020).

Dikatakan Patipeme, pertumbuhan jamur sagu secara alami di atas ampas sagu atau sisa hasil pemerasan sagu untuk memperoleh aci atau air sagu, dan ampas sagu ini belum banyak dimanfaatkan sebagai media tumbuh untuk budidaya jamur sagu.

“Kami mulai membudidayakan jamur sagu karena bernilai ekonomi. Rasanya enak dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh,” ujar Patipeme.

Patipeme menjelaskan jamur sagu yang khas Kota Jayapura berwarna hitam, abu-abu, dan putih, yang memiliki bentuk spora bulat sampai bulat lonjong. Ukuran panjang spora antara 5-10 cm dengan rata-rata diameter spora antara 5-7 cm.

“Kami berharap bisa mengembangkan jamur sagu baik untuk dikonsumsi maupun dijual. Selama ini kami mendapatkan pendampingan dari Dinas Pertanian Kota Jayapura,” ujar Patipeme.

Loading...
;

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jayapura, Jean H. Rollo, mengatakan siap mendampingi dalam pengembangan budidaya jamur sagu karena melalui pembudidayaan yang tepat dapat berpotensi sebagai perekonomian tambahan bagi warga.

“Kami berkomitmen mendukung pengembangan jamur sagu. Saat ini kami terus melakukan pendampingan sehingga ampas sagu bisa dimanfaatkan sebagai media pertumbuhan jamur sagu,” ujar Rollo.

Rollo menambahkan selain dapat meningkatkan perekonomian warga tapi juga dapat menciptakan lapangan kerja dan menopang kebutuhan pangan dalam keluarga. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top