Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

JDP minta dialog evaluasi otsus digelar bermartabat

papua-mrp-jdp-dialog-evaluasi-otsus
Foto bersama pimpinan MRP bersama Koordinator Jaringan Damai Papua, Pr John Bunay, usai rapat koordinasi, di Kota Jayapura-Papua, Selasa (11/8/2020) - Jubi/Mawel 

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Koordinator Jaringan Damai Papua (JDP), Pastor RD John Alberto Bunay, minta rapat dengar pendapat (RDP) yang akan digelar Majelis Rakyat Papua (MRP) dalam rangka evaluasi otonomi khusus (otsus) Papua dilakukan dengan cara-cara yang bermartabat dan saling menghargai satu dengan yang lain demi menjunjung tinggi martabat rakyat Papua.

Hal ini disampaikan Pr Bunay dalam rapat koordinasi dengan MRP di Hotel Home, Kota Jayapura-Papua, Selasa (11/8/2020).

Dikatakan Pr Bunay, dalam evaluasi tersebut, martabat manusia harus menjadi tolok ukur dari segala macam pertimbangan, terutama pertimbangan peraturan yang manusiawi dan uang yang mengalir ke Papua selama 20 tahun. Karena uang bisa mendukung apapun aktivitas kemanusiaan tetapi tidak bisa menggantikan martabat manusia.

“Revisi (evaluasi otonomi) khusus secara bermartabat karena Papua menuntut martabat. Harga diri itu lebih penting daripada uang atau apapun,” tandas Pr Bunay.

Pr Bunay menambahkan, Jakarta (pemerintah pusat) dan rakyat Papua harus duduk bersama, saling menghargai, dan bicara dengan akal yang sehat serta otak yang dingin. Dengan pikiran jernih dan hati tulus mendialogkan evaluasi pelaksanaan otonomi khusus Papua selama 20 tahun sehingga menghasilkan kesepakatan yang bisa diterima rakyat Papua sebagai penerima manfaat otonomi khusus.

“Bicara dengan pikiran jernih dan hati penuh kasih, lalu merumuskan sesuatu sebagai manusia yang Berketuhanan Yang Maha Esa,  yang bermartabat dan berkeadilan sosial, ini (dialog) yang bermartabat,” ungkapnya.

Baca juga: Kadepa: RDP evaluasi Otsus mesti mengakomodir masukan berbagai pihak

Loading...
;

Ketua MRP, Timotius Murib, mengatakan pertemuan dengan JDP penting lantaran selain melaporkan hasil kerjanya, JDP juga menyampaikan harapan-harapan dalam evaluasi otonomi khusus nanti.

“Kita apresiasi apa yang disampaikan karena harapan-harapan ini telah memberi pembobotan terhadap Tim Kerja RDP Otsus Papua yang dibentuk MRP,” ungkapnya.

Dari proses itu, lanjut Murib, rakyat Papua akan menentukan dan mengatakan otonomi khusus berhasil atau gagal, dan mereka akan menentukan sikapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top