Follow our news chanel

Jelang laga eksebisi, Rudy Keltjes puji Edu Ivakdalam

Sepak bola PON Papua
Rudy Wiliam Keltjes saat berfoto bersama Benhur Tomi Mano dan Eduard Ivakdalam. Jubi/Husain

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Jelang pertandingan eksebisi menghadapi tim sepak bola Pekan Olahraga Nasional atau PON Papua yang diasuh Eduard Ivakdalam, pelatih tim sepak bola PON Jawa Timur, Rudy Wiliam Keltjes melontarkan pujian untuk Edu. Rudy Keltjes meyakini Edu adalah pelatih hebat. Ia juga menyebut Papua tidak pernah kehabisan pemain sepak bola muda berbakat.

Pujian itu dilontarkan Rudy Keltjes di Kota Jayapura, Minggu (18/10/2020) malam. Rudy Keltjes yakin suatu saat nanti Eduard Ivakdalam akan menjadi pelatih hebat bagi Persipura Jayapura, karena Keltjes sudah tahu kualitas kepemimpinan Edu saat menjadi kapten tim berjuluk Mutiara Hitam itu.

Rudy Keltjes memang pernah menjadi pelatih Persipura Jayapura, sehingga ia tahu betul sosok Eduard Ivakdalam. “Yang saya sayangi satu-satunya adalah Edu. Persipura harus berani pasang Edu jadi pelatih, saya mau anak lokal jadi pelatih yang menukangi Persipura di masa mendatang,” ujar Keltjes.

Pujian itu dilontarkan Keltjes menjelang laga eksebisi tim sepak bola PON Jawa Timur yang diasuhnya, melawan tim sepak bola PON Papua yang diasuh Edu. Laga eksebisi yang digelar sebagai bagian dari rangkaian acara peresmian arena PON XX Papua itu akan menjadi tantangan bagi Eduard Ivakdalam untuk mengalahkan Keltjes yang pernah menjadi pelatihnya.

Baca juga: Laga eksebisi peresmian venue PON Papua digelar malam hari

Rudy Wiliam Keltjes menceritakan sedikit cerita masa lalunya saat masih menukangi Persipura Jayapura yang diperkuat oleh calon lawannya, Eduard Ivakdalam. Ia mengaku bahagia bisa kembali menginjakkan kakinya di Kota Jayapura dan bertemu dengan mantan anak didiknya itu, dan banyak kawan-kawannya di Jayapura.

“Malam ini saya sangat bahagia sekali. Walaupun saya sempat menimbang, sebelum [akhirnya] memutuskan menerima ajakan laga eksibisi di Jayapura. Saya merasa bahwa Kota Jayapura adalah kota kedua saya, makanya saya mau ke sini,” ujar Keltjes.

Loading...
;

Pelatih gaek itu bercerita pengalamannya semasa menukangi Persipura di dua periode, kompetisi Ligina 1999/2000 dan Ligina musim 2003. “Mungkin saya salah satu pelatih yang menerapkan metode militer. ‘No training, no play, no money‘. Edu dan Ronny Wabia saya pernah latih. Anak-anak yang saya latih dulu tidak ada yang tidak mau latihan. Pagi jam 6, sampai malam, latihan. [Kalau] ada yang mabuk, saya suruh putar lapangan. Saya bahkan pernah diancam sama pemain. Kalau kita bicara dengan baik, semua bisa [berjalan dengan] baik,” tuturnya.

Keltjes mengakui jika Tanah Papua tak kehabisan bakat-bakat pesepak bola berkualitas. “Bibit sepak bola di [Papua] sangat banyak, saya simpatik sama Edu seperti anak sendiri. Saya berdoa sepak bola di sini terus maju,” tuturnya.

Ketua Umum Persipura yang juga Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano juga mengakui sosok Eduard Ivakdalam sebagai salah satu legenda Persipura. Tomi Mano menyebut Edu merupakan pemain dan kapten tim yang hebat, dan punya andil besar mengantar Persipura menjadi juara liga.

“Edu adalah kapten dan gelandang terbaik yang pernah memperkuat Persipura. Edu adalah salah satu mantan pemain yang hebat,” ujar Tomi Mano.(CR4)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top