Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

papua-sekdinkes-merauke
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita – Jubi/Frans L Kobun

Jumlah pasien Covid-19 di Merauke naik drastis, 11 meninggal dunia

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, dr. Nevil Muskita, mengungkapkan jumlah pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di kabupaten di wilayah selatan Papua itu terus mengalami peningkatan. Hingga hari ini, Senin (11/1/2021),  jumlahnya mencapai 105 orang  yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat.

Sedangkan jumlah yang meninggal akibat Covid-19, juga terus bertambah, mencapai 11 orang. Belasan orang itu telah dimakamkan tenaga medis dengan  menerapkan protokol kesehatan.

Hingga akhir pekan lalu tercatat 98 kasus Covid-19 di kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Papua Nugini ini, dengan delapan kematian akibat Covid-19.

“Memang jumlahnya terus bertambah, karena kami melihat kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan terkesan diabaikan, misalnya tidak mengenakan masker saat beraktivitas atau mengendarai kendaraan,” ujar Nevil kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (11/1/2021).

Dengan kondisi seperti begini, lanjut dia, tentu penyebaran virus korona akan lebih cepat terjadi. Padahal pihsknya berulang kali telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Hasil rapid test di sejumlah instansi, 35 ASN Merauke reaktif

Ditanya tentang hasil rapid test aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Merauke, Nevil mengaku, jumlahnya mencapai 59 orang reaktif dan mereka telah diminta melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing selam 14 hari.

Loading...
;

“Kami juga komunikasi dengan masing-masing pimpinan SKPD agar mengarahkan stafnya yang reaktif melakukan rapid test antigen,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Benjamin Latumahina, beberapa hari lalu, mengatakan aktivitas di kantor dewan tak dilakukan, karena tiga orang wakil rakyat terkonfirmasi Covid-19.

“Ya, aktivitas dilaksanakan dari rumah masing-masing, termasuk juga staf di bagian sekretariat tak diizinkan masuk kantor,” ungkapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Scroll to Top