Follow our news chanel

Previous
Next

New normal di Kota Jayapura, Kadinkes: Sebaiknya belum belajar tatap muka

papua-kadinkes-kota-jayapura
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, saat diwawancara di ruangan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Jayapura di Kantor Wali Kota Jayapura

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Jayapura, dr Ni Nyoman Sri Antari, mengatakan Kota Jayapura masih kategori zona merah pandemi Covid-19 karena tingkat penularan korona masih tinggi.

Jika Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura akan mulai ujicoba menerapkan new normal atau adaptasi kebiasaan baru, Antari menyarankan sebaiknya kegiatan belajar mengajar secara tatap muka jangan dulu dilakukan.

“Angka positif virus korona di Kota Jayapura hingga saat ini sudah mencapai dua ribu lebih. Kota Jayapura masih kategori zona merah. Untuk aktivitas belajar mengajar tatap muka di sekolah sebaiknya belum dilakukan. Lebih baik jangan dulu karena dikhawatirkan penyebaran virus korona pada peserta didik,” ujar Antari, saat ditemui Jubi di Kantor Wali Kota Jayapura-Papua, Jumat (28/8/2020).

Data kasus Covid-19 yang dikeluarkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua per 27 Agustus 2020, jumlah kasus di Kota Jayapura sebanyak 2.068. Sebanyak 198 pasien sedang menjalani rawat inap atau isolasi, 1.842 orang dinyatakan sembuh, dan 28 meninggal dunia.

Sementara jumlah probable Covid-19 sebanyak 7 orang, kontak erat sebanyak 487, dan suspect 287 orang.

Pada satu kesempatan, dr Nyoman Sri Antari pernah menyampaikan kasus korona di Kota Jayapura mulai ditemukan pada orang tanda gejala.

“Orang tanpa gejala adalah mereka yang belum menunjukkan gejala apapun tetapi pernah melakukan kontak erat dengan orang yang sudah dinyatakan positif korona,” kata Antari, kala itu.

Loading...
;

Baca juga: Penerapan new normal, warga Kota Jayapura diminta disiplin jalankan protokol kesehatan

Ditemui terpisah, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan awal September 2020, Pemkot Jayapura akan melakukan ujicoba penerapan new normal.

Pada masa adaptasi kebiasaan baru ini, Pemkot Jayapura akan mulai membuka semua aktivitas termasuk kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Kita akan ujicoba. Kalau memang aman dan tidak menambah klaster baru (penularan korona), maka (new normal) bisa tetap diberlakukan,” jelas Rustan Saru.

Lebih jauh, Rustan mengatakan Tim Gugus Tugas Covid-19 akan minta izin kepada Wali Kota Jayapura serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

“Tentunya dengan catatan harus mengedepankan protokol kesehatan sehingga peserta didik aman dari penularan korona. Sementara (KBM) akan dibuka secara terbatas,” ujar Rustan yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jayapura.

Rustan mengharapkan kerja sama dari masyarakat agar memutus rantai penyebaran korona sehingga aktivitas benar-benar normal kembali. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top