Follow our news chanel

Previous
Next

Kampung Masina jadi tempat karantina pasien korona

Papua
Kampung Masina, tempat karantina kelompok suspect korona di Bintuni. (Jubi/IST)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Bintuni, Jubi – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, menetapkan Kampung Masina, sebagai tempat karantina kelompok suspect Covid-19, setelah daerah tersebut kembali masuk zona merah penyebaran virus korona.

Dr. Eka Widrian, Kepala RSUD Teluk Bintuni, mengatakan, respons cepat Pemda Bintuni bersama tim Gugus Tugas Covid-19 menetapkan Kampung Masina sebagai tempat karantina kelompok suspect Covid akan sangat membantu kapasitas rawat di Rumah Sakit.

“Lokasi kampung Masina sebagai tempat karantina kelompok suspect akan sangat membantu kapasitas rawat di RS,” kata Eka kepada Jubi melalui pesan selulernya, Kamis lalu.

Selain kesiapan RSUD Teluk Bintuni dengan ruang isolasi untuk pasien positif dan keluarga, kampung Masina dikhususkan bagi pasien yang tidak membutuhkan perawatan ekstra.

Dia mengatakan, untuk menekan penyebaran virus korona di Bintuni, perlu keterlibatan aktif masyarakat dalam mendukung kerja Gugus Tugas dan melaksanakan himbauan Pemerintah tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

“Untuk menekan penyebaran, kita butuh pencarian kasus (tracking) kontak secara massif 200 sampai 300 orang perhari diperiksa,” katanya.

Wajali Fimbay, warga kampung Masina mengatakan seluruh warga di kampung tersebut telah pindah sementara ke rumah sanak keluarga mereka sejak tanggal 5 September lalu.

Loading...
;

“Warga semua sudah pindah, ini tinggal ibu kepala kampung saja yang menunggu kedatangan dokter dan Tim Satgas datang untuk memeriksa kesiapan lokasi. Intinya kami warga ini tidak keberatan, karena ini untuk kepentingan umum,” ujar Wajali.

Juru bicara gugus tugas Covid 19 Teluk Bintuni, dr.Wiendo, mengatakan fasilitas karantina di Kampung Masina sebanyak 9 unit rumah. 7 rumah sebagai tempat isolasi pasien, dan 2 rumah lainnya untuk tenaga medis dan keamanan.

“Satu rumah bisa menampung dua orang pasien, dan kapasitas tujuh rumah itu bisa menampung 14 orang. Saat ini, 12 orang telah diisolasi di kampung Masina, diantaranya 4 pasien positif dan 8 pasien suspek covid-19,” ujar Wiendo lewat pesan selulernya, Sabtu (19/09/2020) malam. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top