Follow our news chanel

Previous
Next

Kembali dibuka, kantor Disdukcapil Kota Jayapura dipadati pengunjung

papua-kantor-disdukcapil-kota-jayapura
Halaman kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jayapura-Papua dipadati pengunjung - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sempat ditutup selama sepekan, kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jayapura-Papua kembali dibuka untuk melakukan pelayanan publik.

Pantauan Jubi, Senin (20/7/2020), pengunjung sudah mulai berdatangan dari pukul tujuh pagi. Hingga siang hari warga masih terus berdatangan untuk mengurus dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk, Akta Kelahitan, dan Kartu Keluarga.

Selain itu, suasana di dalam terlihat sudah dipadati pengunjung. Mereka yang datang lebih awal mendapatkan nomor antrean, sedangkan yang datangnya siang tidak mendapatkan nomor antrean karena hanya disediakan 150 nomor antrean.

Sementara di luar kantor terlihat pengunjung memadati tempat duduk yang sudah disediakan, bahkan tangga ikut dijadikan tempat duduk, pintu masuk kantor dijaga ketat Petugas Satuan Polisi Pamong Praja, yang juga dipadati pengunjung.

Meski pengunjung menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, namun untuk jaga jarak masih tidak dilakukan karena mereka yang berada di luar kantor karena tidak mendapatkan nomor antrean terlihat tidak menjaga jarak.

Baca juga: Warga minta kantor Disdukcapil Kota Jayapura beroperasi lagi

Baca juga: Pegawai Disdukcapil Kota Jayapura jalani pengambilan swab untuk tes PCR

Loading...
;

Seorang warga, Hence, yang datang hendak mengurus Kartu Tanda Penduduk untuk keperluan mengurus BPJS Kesehatan terlihat berada di luar kantor karena tidak mendapatkan nomor.

“Saya datang tadi jam 10 pagi, tapi sudah dilarang masuk karena katanya petugas jaga nomor antrean sudah habis. Besok lagi baru saya datang supaya saya bisa dapat nomor antrean,” ujar Hence.

Hal yang sama juga dialami Yolanda, yang ingin mengurus Kartu Tanda Pendudukan untuk keperluan mendaftar di salah satu perguruan tinggi di Jayapura, karena tidak mendapat nomor antrean membuatnya harus bersabar.

“Saya tidak dapat nomor antrean, yang dapat nomor antrian semuanya duduk di dalam kantor. Kami semua yang ada di luar ini tidak mendapat nomor antrean. Saya berharap secepatnya mengurus KTP untuk mendaftar kuliah,” ujar Yolanda.

Yolanda memahami kondisi saat ini terjadi di kantor Disdukcapil Kota Jayapura-Papua untuk mencegah penularan virus korona karena tiga petugas Disdukcapil Kota Jayapura sebelumnya sudah terpapar virus korona.

Sekretaris Disdukcapil Kota Jayapura-Papua, Andi Rahmiwati, mengatakan pihaknya membatasi nomor antrean untuk mencegah penularan virus korona sehingga sehingga pengunjung tidak bergelombol di dalam kantor.

Andi mengimbau kepada pengunjung supaya menerapkan protokol kesehatan sehingga kantor Disdukcapil Kota Jayapura-Papua khususnya steril dari virus korona sehingga aman dan nyaman dilakukan pelayanan.

“Kami minta pengertian dari warga, bagi yang tidak mendapatkan nomor antrian supaya kembali lagi besok demi kesehatan kita semua,” ujar Andi.

Andi berharap pengunjung yang datang ke kantor Disdukcapil Kota Jayapura-Papua tetap menerapkan protokol keseharan seperti memakai masker, melakukan pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan, dan menjaga jarak.

“Kami memasang pembatas antara pengujung dan petugas suntuk mencegah peluranan virus korona,” ujar Andi. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top