Kapolres Merauke: Kalau masih ada, saya tembak kaki

papua-kapolres-merauke
Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji, sedang memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Sejumlah anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) ditangkap aparat kepolisian di sekitar kompleks  Jalan Domba, Kelurahan Kamundu, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, karena  ditemukan sejumlah tulisan di meja dan lain-lain yang sifatnya ajakan referendum.

“Besok kalau masih ada lagi melakukan makar, akan saya tembak kakinya, tak ada urusan. Ya kalau kurang ajar ditembak saja, ini wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkap Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji, kepada sejumlah wartawan di Hotel Halogen, Merauke, Senin (14/12/2020).

Dikatakan, ada sejumlah dokumen diamankan, termasuk tulisan referendum di meja,sehingga ikut diamankan sebagai barang bukti dan dibawa ke Polres Merauke.

“Kini sejumlah anggota KNPB itu sedang diamankan di Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Ditegaskan, kalau menyangkut makar, pasti ditangkap.

“Untuk jumlahnya, saya kurang tahu persis, namun siapa yang ada dis itu diamankan sekaligus dibawa ke polres untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

Baca juga: Dituding makar, 6 warga ditahan di Merauke

Loading...
;

Dikatakan, beberapa waktu lalu mereka sudah dikembalikan ke rumahnya dan diingatkan tidak melakukan hal-hal seperti demikian lagi.

“Bahkan saya turun ke rumah mereka dan melihat banyak kekurangan di sana, mulai dari alat dapur maupun perabot rumah tangga lain, termasuk tempat tidur,” katanya.

Lalu, jelas Kapolres, atas inisiatif sendiri, membeli sejumlah peralatan dimaksud  dan dibawa ke sana, namun mereka menolak.

“Saya sudah bilang jangan lihat saya sebagai kapolres tetapi haji, namun mereka tetap menolak,” ujarnya.

Salah seorang rohaniawaan Katolik, Pastor Pius Manu, Pr beberapa waktu lalu, mengatakan langkah aparat kepolisian menangkap sejumlah anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB), tidak masuk akal. Karena mereka tak sedang melakukan kegiatan atau aktivitas yang merugikan banyak orang.

“Saya kira situasi Merauke kondusif dan tak ada kejadian menonjol yang terjadi selama ini,” ungkapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top