Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Papua-Kadinkes Kota Jayapura
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari - Jubi/Ramah

Kasus melonjak tajam karena varian baru, Satgas Covid-19 Kota Jayapura: Belum ada bukti

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kasus Covid-19 di Kota Jayapura, Provinsi Papua, mengalami peningtakan sejak beberapa pekan terakhir atau periode Juni 2021. Data dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jayapura, warga yang terpapar rata-rata 20 orang ke atas atau mengalami penambahan 250 orang.

“Kami belum bisa mengatakan kalau kasusnya melonjak karena varian baru Delta karena belum ada bukti yang ditemukan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, di Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (30/6/2021).

Dikatakan Antari, mengenai adanya varian-varian baru yang sudah ditemukan di beberapa daerah di Indonesia, sampai sekarang belum terbukti atau penelitiannya tentang varian baru ada hubungannya langsung dengan peningkatan kasus di ibukota Provinsi Papua tersebut.

“Saya tidak bisa mengatakan varian Delta tapi harus diperiksa, dan Litbangkes (Papua) belum bisa memeriksa. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa karena masih menunggu reagen,” ujar Antari.

Dikatakan Antari, pemeriksaan sampel hasil swab test antigen di Litbangkes Papua membutuhkan waktu selama lima hari setelah pengambilan sampel baru bisa keluar hasilnya, tapi sampel penuh sehingga belum bisa diketahui apakah lonjakan kasus Covid-19 disebabkan varian Delta atau tidak.

“Kalau sudah diperiksa baru bisa memutuskan ada atau tidak Covid-19 varian Delta. Kami masih terkendala alat PCR. Kami berharap (Pemerintah) Provinsi (Papua) bisa membantu dengan mengaktivkan kembali Labkesda,” ujar Antari.

Menurut Antari, lonjakan kasus Covid-19 disebabkan oleh klaster pelabuhan dan bandara karena banyaknya warga yang datang ke Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, dan Kota Jayapura.

Loading...
;

“Kami akan memberikan informasi lebih lanjut, apabila hasil penelitian oleh Litbangkes bisa membuktikan adanya hubungan antara varian baru korona dengan lonjakan kasus Covid-19 di Kota Jayapura,” ujar Antari.

Baca juga: Ada lonjakan kasus, LPMP Papua kembali jadi tempat perawatan pasien Covid-19

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, minta warga untuk tidak lengah dalam mematuhi protokol kesehatan dan menyadari bahwa saat ini masih menghadapi pandemi Covid-19.

“Tetap pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun, kurangi aktivitas fisik di luar rumah, jauhi kerumunan, dan makan makanan sehat serta rajin olahraga supaya tidak mudah terpapar Covid-19,” ujar Rustan. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Scroll to Top