Follow our news chanel

Kebakaran hebat di Dok IX Jayapura, 728 warga kehilangan tempat tinggal

papua-kebakaran-dok-ix
Kebakaran yang menghanguskan sekitar 100 rumah warga Dok IX, Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua pada Senin (19/10/2020) malam – Jubi/IST

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sebanyak 728 orang warga di kawasan Dok IX Kota Jayapura, Papua, kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran yang melanda kawasan itu pada Senin (19/10/2020) malam.

Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Irawadi, di Kota Jayapura, Selasa (20/10/20), mengakui sebagian besar warga yang kehilangan tempat tinggal saat ini ditampung di aula Dinas Pendidikan Papua, masjid di DOK IX, dan di Dinas Sosial Papua.

“Namun ada juga pengungsi yang menumpang di rumah sanak keluarga yang tidak terdampak,” kata Irawadi, seraya mengatakan bantuan awal sudah diberikan sejak Senin malam yaitu makanan siap santap atau nasi bungkus dan air minum.

“Dapur umum akan disiapkan untuk membantu warga yang menjadi korban kebakaran,” kata Irawadi.

Polisi selidiki penyebab kebakaran di Dok IX Jayapura

Terpisah, Kapolsek Jayapura Utara, AKP Hendry Bawiling, mengatakan sekitar 100 rumah ludes terbakar hingga menyebabkan sekitar 700 orang kehilangan tempat tinggal.

“Kami belum bisa memastikan penyebab kebakaran yang terjadi Senin (19/10/2020) malan yang menghanguskan sekitar 100 rumah warga,” kata AKP Hendry Bawiling.

Loading...
;

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut dan penyidik akan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) mengingat hingga kini belum diketahui penyebab kebakaran.

“Selain itu kerugian akibat kebakaran tersebut belum dapat dipastikan,” tambah AKP Bawiling.

Hingga kini Polresta Jayapura Kota bersama Polsek Jayapura Utara masih menyelidiki penyebab kebakaran di kawasan pemukiman padat penduduk di Dok IX Kota Jayapura.

AKP Bawiling mengatakan olah TKP akan dilakukan hari ini, Selasa (20/10/2020), guna mengetahui penyebab kebakaran yang mengakibatkan dua warga terluka.

“Tidak ada korban yang meninggal dalam insiden tersebut. Pemadaman agak sulit dilakukan karena mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk mendekati TKP,” tegas Bawiling.

Mobil pemadam kebakaran yang dibantu water canon milik Polri tidak bisa masuk dan mendekat TKP sehingga api baru bisa dipadamkan sekitar tiga jam dan melahap sekitar 100 rumah warga. Selain belum memastikan penyebab kebakaran, juga belum diketahui besarnya kerugian.

“Kami masih menunggu data yang dikumpulkan dari lapangan, ” jelas AKP Hendry Bawiling.(*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top