Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

papua-pastor-amo
Ketua Komsos Keuskupan Agung Merauke, Pastor Anselmus Amo, MSC saat memberikan keterangan pers – Jubi/Frans L Kobun

Keuskupan Agung Merauke perketat perayaan Natal di tengah pandemi Covid-19

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Keuskupan Agung Merauke memperketat perayaan Natal bagi umat Katolik di setiap gereja di tengah pandemi Covid-19, mengingat jumlah kasus yang masih terus bertambah sampai hari ini.

“Oleh karena situasi di tengah pandemi Covid-19, maka berbagai perlengkapan sedang dipersiapkan di masing-masing paroki,” ujar Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Agung Merauke, Pastor Anselmus Amo, MSC kepada sejumlah wartawan di Merauke, Papua, Selasa (22/12/2020).

“Kami mempunyai suatu komitmen mendukung situasi  di tengah pandemi Covid-19. Karena gereja juga tak ingin menjadi satu klaster baru. Meski perayaan Natal berjalan, namun protokol kesehatan diperketat,” imbuhnya.

Pihak gereja, katanya, tetap mengupayakan agar perayaan Natal menjadi Natal solidaritas meski di tengah pandemi Covid-19. Bagi umat yang kondisi kesehatan tak memungkinkan atau lebih memilih di rumah, dapat mengikuti misa live streaming yang dilaksanakan pihak gereja.

“Paling utama adalah mempersiapkan hati untuk mengalami suka cita dalam Natal tahun 2020. Jangan umat tak mengalami suka cita dan kedamaian serta keteduhan,” ungkapnya.

Baca juga: Satu lagi, pasien Covid-19 meninggal dunia di Merauke

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil, mengatakan jumlah pasien Covid-19 di kabupaten di wilyah selatan Papua ini terus bertambah. Hingga Selasa (22/12/2020), jumlah pasien Covid-19 mencapai 66 orang. Olehnya, masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

Loading...
;

“Dimana selalu mengenakan masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumuman, lantaran sangat rentang tertular,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Scroll to Top