Follow our news chanel

Previous
Next

Lagi, polisi tangkap 1 terduga dalam kasus pembunuhan staf KPU Yahukimo

Kapolda, Papua,
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw - Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Tim Kepolisian Daerah Papua menangkap KY, orang yang diduga terlibat dalam tiga kasus pembunuhan warga dan kekerasan yang terjadi di Kabupaten Yahukimo. KY merupakan orang keempat yang ditangkap polisi dalam penyelidikan pembunuhan dan kekerasan yang terjadi pada Agustus 2020 itu. Meskipun demikian, keempat orang yang ditangkap polisi itu belum ditetapkan sebagai tersangka.

Hal itu disampaikan Kepala Kepolisian Daerah atau Polda Papua Irjen Paulus Waterpauw usai upacara serah terima jabatan sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah Polda Papua di Kota Jayapura, Kamis (17/9/2020). “Pagi ini sudah tertangkap satu orang berininisial KY,” ujar kata Waterpauw.

Pasca pembunuhan staf Komisi Pemilihan Umum Yahukimo, Hendry Jovinski pada 11 Agustus 2020 lalu, di Yahukimo terjadi dua kasus pembunuhan lainnya. Warga bernama Muhammad Thoyib tewas dibunuh pada 20 Agustus 2020, dan Yausan tewas dibunuh pada 26 Agustus 2020.

Baca juga: Tak hanya rumah pelaku, rumah OAP Yahukimo ikut disisir tim gabungan TNI/Polri

Waterpauw menyatakan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua, Kombes Kolestra Siboro dan Komandan Satuan Brimob Polda Papua, Kombes G Cornelis Mansnembra masih memimpin penyelidikan tiga pembunuhan dan kekerasan itu. Tim itu tengah menyelidiki apakah tiga kasus pembunuhan dan kekerasan itu merupakan upaya mengganggu pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Yahukimo 2020, atau kejahatan umum.

“Sebelumnya ada tiga orang yang sudah ditangkap. Mereka terkait dengan kekerasan-kekerasan, baik terhadap anggota [polisi] maupun pembakaran satu gerai ATM bank swasta. Jadi total ada empat yang sudah ditangkap,” katanya.

Terkait hasil pemeriksaan empat orang yang telah ditangkap polisi itu, Waterpauw menyebut masih ada keraguan atas keterangan yang mereka sampaikan saat diperiksa polisi. Ia menyatakan pemeriksaan terhadap keempat orang itu harus dilakukan berulang kali, dan kesaksian mereka disandingkan dengan keterangan saksi yang lain.

Loading...
;

“Bila sudah ada alat bukti lain yang cukup, status [para saksi itu] akan ditingkatkan. Kami tidak mungkin memaksa menahan seseorang bila belum ada cukup bukti. Dengan demikian sampai saat ini yang bersangkutan belum ditetapkan sebagai tersangka. Kami masih terus mendalami [hasil pemeriksaan terhadap] keempat orang itu, sebab ada dugaan keterlibatan mereka,” jelasnya.

Baca juga: Desersi TNI tersangka pembunuhan staf KPU Yahukimo

Waterpauw menyatakan pihaknya terus mencari orang yang dianggap sebagai dalang rangkaian pembunuhan dan kekerasan yang terjadi di Yahukimo itu, yaitu Ananias Yalak alias Senat Soll. Senat Soll adalah seorang disertir TNI yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Hendry Jovhinski. Menurut Waterpauw, Senat Soll sudah mendeklarasikan diri sebagai pimpinan Komando Daerah Pertahanan (Kodap) III Tentara Pembebasan Nasional sebelum pembunuh terhadap Hendry Jovhinski terjadi.

“Mereka sudah nyatakan diri mendirikan Kodap III yang dipimpin langsung SS, dan beranggotakan para pemuda putus sekolah. Tapi yang menjadi konsentrasi pihak kepolisian adalah aksi pembantaian terhadap tiga warga sipil. Kami akan terus mencari pelaku utama yang sudah kita jadikan Daftar Pencarian Orang, yaitu Senat Soll,” kata Waterpauw.

Waterpauw menduga, pembunuhan Thoyib dan Yausan merupakan upaya untuk mengalihkan perhatian polisi dalam penyelidikan kasus pembunuhan Hendry Jovinski. “Dugaan kami, dua [pembunuhan] terakhir itu hanya pengalihan, fokus utamanya ada di korban Hendry Jovinski. Itu yang menjadi pertanyaan besar, [karena] berarti [kasus pembunuhan itu memiliki] relevansi dengan beberapa pihak,” ujarnya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top