Listrik padam, perekaman data e-KTP di Gerbang Sadu gagal

data kependudukan Papua
Antrian Warga Kampung Gerbang Sadu ketika mengurus dokumen kependudukan. – Jubi/Titus Ruban.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Gara-gara listrik padam, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nabire pada Sabtu (14/11/2020) gagal melakukan perekaman data kependudukan e-KTP di Kantor Kampung Gerbang Sadu, Distrik Nabire Barat, Nabire, Papua. Hal itu dinyatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nabire, Yermias Mote, Sabtu.

Disdukcapil Nabire pada Sabtu mendatangi Kantor Kampung Gerbang Sadu. Kunjungan itu dilakukan untuk mendekatkan pelayanan dokumen kependudukan bagi warga delapan Rukun Tetangga di Kampung Gerbang Sadu.

“Dukumen yang dilayani adalah foto Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan lainnya. Akan tetapi, untuk perekaman tidak bisa, karena kebetulan listrik padam,” kata Mote.

Mote menyatakan pihaknya akan menjadwalkan ulang kunjungan ke Gerbang Sadu. “Jadi nanti kami atur ulang, apakah mereka ke kantor, atau kami datang lagi di lain waktu,” ujar Mote.

Baca juga:Distribusi e-KTP, Disdukcapil Nabire tidak buka pelayanan

Menurut Mote, kunjungan Disdukcapil Nabire ke Gerbang Sadu itu dibiayai dengan Alokasi Dana Desa. “Jadi semua dokumen kami layani. Maka kami akan bahwa ke kantor untuk dicetak, lalu dikembalikan lagi ke kampung,” kata Mote.

Kakam Gerbang Sadu, Ema Songgonau mengatakan banyak warganya belum memiliki Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, dan Akta Kelahiran, dan sebagainya. “Saya pikir warga perlu dilayani, maka saya untung petugas datang. Kebanyakan [warga] di sini berkebun, belum lagi jarak ke sana. Jadi tidak apa-apa saya datangkan petugas saja,” kata Songgonau.

Loading...
;

Salah Seorang warga, Yustinus Hagisimijau, mengaku ia dan istrinya sudah memiliki KTP, namun belum sempat mengurus  Kartu Keluarga (KK). “Saya berterima kasih atas pelayanan ini, sebab saya belum punya KK. [Saya] mau ke [Kantor Disdukcapil Nabire] tapi belum sempat. Pas mereka datang, saya langsung ke sini, dan sekalian ganti KTP karena yang ada statusnya masih bujang,” aku Yustinus.

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top