Follow our news chanel

Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

papua-rocky-bebena
Sekretaris Umum Persipura, Rocky Bebena - Jubi/CR-4

Sindir Rizieq Shihab, manajemen Persipura sangkal cuitan di Twitter

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Manajemen Persipura Jayapura menyangkal cuitan yang diunggah akun Twitter yang mengatasnamakan klub Persipura perihal sindiran terhadap izin keramaian pernikahan anak Rizieq Shihab.

Sekretaris Umum Persipura Jayapura, Rocky Bebena, mengatakan akun Twitter tersebut bukan akun resmi milik klub. Dirinya pun membantah jika manajemen Persipura melontarkan cuitan tersebut.

“Yang pasti tidak ada pengurus Persipura yang memberikan statement tersebut. Kami dari pengurus merasa tidak pernah beri statement perihal itu di media manapun,” ujar Rocky, Senin (16/11/20) pagi.

Sekadar diketahui, lewat media sosial Twitter, akun yang mengatasnamakan klub Persipura menggunggah cuitan yang berisikan sindiran kepada pihak kepolisian menyusul acara pernikahan anak kandung Rizieq Shihab yang dihadiri ribuan orang.

“Standar ganda nih bos-bos aparat @DivHumas_Polri dalam memberikan izin keramaian. Yang jelas-jelas bikin kerumunan massa tidak ditindak malah difasilitasi, Liga 1 yang komitmen tanpa penonton malah tidak diberi izin,” tulis akun tersebut.

“Jangan gitu lah bos, tidak elok dipandang masyarakat,” tambah akun tersebut.

Baca juga: Soal kontrak pemain, Persipura tunggu surat PSSI

Loading...
;

Sebelumnya, perihal lanjutan kompetisi Liga 1 2020 di tengah pandemi Covid-19, Asisten Manajer tim kebanggaan masyarakat Papua ini, Arvydas Ridwan Madubun, terus mendesak agar PSSI dan PT LIB bisa secepatnya mengambil keputusan.

“Ini yang menjadi persoalan karena penghentian ini mendadak atau jadi kejutan juga. Kita berharap ke depan tidak ada lagi efek kejut yang kemudian berdampak pada kami. Mungkin di federasi atau operator tidak masalah, tapi bagi kami ini akan menjadi persoalan besar karena untuk memastikan tim ini bisa bergerak layaknya sebuah tim itu harus melalui sebuah proses yang dilakukan kalau kita mengetahui muaranya,” ujar Bento, sapaan akrabnya.

Jelasnya, perlu bagi timnya untuk mengetahui kepastian kelanjutan kompetisi Liga 1, mengingat hal tersebut akan dijadikan sebagai acuan bagi tim pelatih untuk menyusun program latihan.

Bento menilai kepastian soal lanjutan kompetisi masih tak jelas, mengingat PSSI sendiri belum bisa menjamin apakah kompetisi bisa digelar pada Februari tahun depan.

“Kami tidak melihat ada titik terangnya, justru seperti ada kecenderungan putus asa dari mereka, sifatnya kan permohonan. Padahal, kompetisi kan masih bisa berjalan dan kita sama-sama menjaga protokol kesehatannya. Kalaupun toh di tengah kompetisi ada persoalan kan bisa diambil tindakan lagi. Maksud kami kan semua bisa dicoba dulu, PSSI, LIB, dan kami pihak klub ayo sama-sama menjaga protokol kesehatan. Kalau kita bisa jaga kan bagus, kalau tidak bisa kita jaga baru pemerintah ambil keputusan,” pungkas Bento. (CR-4)

Editor: Dewi Wulandari

Scroll to Top