Manfaatkan lahan tidur, tanam komoditas pangan

paua-kebun-sayur
Lahan pertanian sayur di Jalan Baru Pasar Youtefa, Kota Jayapura, Papua - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Komoditas pangan menjadi sangat penting untuk ditanam dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah pendemi virus korona saat ini.

Data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura-Papua, luas lahan tidur di Kota Jayapura saat ini mencapai 200 hektar, dan jumlahnya setiap tahun terus bertambah. Penyebabnya, warga yang membeli tanah tidak secepatnya membangun untuk rumah maupun lahan pertanian, tapi dibiarkan begitu saja.

Selain itu, penyebab terjadinya lahan tidur karena petani kehabisan modal (ketika panen produksi over di pasar) sehingga daya beli terhadap komoditas tertentu menurun yang mengakibatkan pendapatan petani minim.

“Jangan biarkan tanah yang sudah dibeli kosong begitu saja, kalau bisa dimanfaatkan untuk menanam komoditas pangan sangat lebih baik agar lahan menjadi bermanfaat,” ujar Kepala Dinas Pertaniam dan Ketahanan Pangan Kota Jayapura, Jean H. Rollo di Kantor Wali Kota Jayapura-Papua, Senin (20/7/2020).

Menurut Rollo, lahan tidur yang sudah dilakukan panen sebaiknya cepat-cepat digarap agar bisa mendapatkan potensi pangan itu sendiri tapi juga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sebagai wujud ketahanan pangan di dalam keluarga.

“Dalam pencatatan lahan tidur setiap tahun ketika dibiarkan, itu kami catat sebagai lahan tidur. Dengan memanfaatkan lahan tidur yang biasanya dibiarkan kosong, bisa menambah pendapatan masyarakat. Lahan tidur terbanyak ada di Distrik Muara Tami,” ujar Rollo.

Baca juga: Wagub Papua: pangan lokal seperti sagu lebih sehat dibandingkan nasi

Loading...
;

Baca juga: Petani sayur di Kota Jayapura resah akibat minimnya ketersediaan lahan

Guna menyukseskan kegiatan pemanfaatan lahan tidur, pihaknya berja sama dengan instansi terkait dengan melakukan berbagai inovasi termaksud merangkul para petani agar mau menjadikan lahan tidur mereka dikadikan sebagai tempat bercocok tanam.

Ketua Gabungan Kelompok Tani di Koya, Distrik Muara Tami, Suparto, mengatakan 10 hektar setiap tahunnya lahan tidur dimanfaatkan untuk lahan pertanian untuk bercocok tanam padi, jagung, dan komoditas pangan lainnya.

“Pemanfaatan lahan tidur merupakan salah satu upaya untuk menciptakan kondisi yang dinamin untuk menjaga pertumbuhan ekonomi warga,” ujar Suparto.

Suparto berharap warga di Kota Jayapura terus memanfaatkan lahan tidur untuk memenuhi kebutuhan pangan dan ekonomi dalam keluarga, sehingga lahan tidak sia-sia tapi bermanfaanfaat untuk meningatkan pendapatan dalam pengentasan kemiskinan,” ujar Suparto. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top