Follow our news chanel

Papua National Anthem, iringi Moses Weror ke peristirahatan terakhir

Mendiang Moses Weror, pejuang Papua – Jubi/IST
Papua National Anthem, iringi Moses Weror ke peristirahatan terakhir 1 i Papua
Mendiang Moses Weror, pejuang Papua – Jubi/IST

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Warga Papua di Papua New Guinea (PNG) menyanyikan West Papua National Anthem atau lagu nasional Hai Tanahku Papua untuk mengantarkan Moses Weror ke tempat peristirahatan terakhir di pemakaman umum di Madang, PNG, Rabu, 24 April 2019.

Moses Weror, putra kelahiran Pulau Moor, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua, pada 7 Juni 1936, meninggal pada 10 April 2019 lalu di Kali Bobo, Madang. Setelah disemayamkan lama di rumah duka, akhirnya baru dimakamkan sekarang, menunggu kehadiran putra-putri mendiang Moses Weror.

Sumber Jubi di Madang menjelaskan keterlambatan pemakaman ini karena menunggu putra-putri dan menantu serta sanak keluarga dari mendian Moses Weror di Papua Barat, Australia, dan Selandia Baru.

“Mereka semua baru kumpul dan tiba pada Selasa (23/4/2019) sehingga baru dimakamkan pada Rabu (24/4/2019) sekarang,” katanya, melalui WA kepada Jubi, Rabu (24/4/2019).

Dia menambahkan sebelum pemakaman dilakukan ibadah di Gereja Lutheran di Kali Bobo, Madang sebab selama mendiang Moses Weror di Madang selalu beribadah dan menjadi anggota jemaat Lutheran di Papua New Guinea.

Selain warga Papua di Madang dan keluarga dari Papua Barat, jemaat yang biasa beribadah di Gereja Lutheran juga ikut hadir memberikan penghormatan terakhir kepada salah seorang anggota jemaatnya, Moses Weror.

Loading...
;

Moses Weror adalah satu di antara para pejuang itu dipanggil Yang Maha Kuasa. Moses Weror menutup usia di perantauan di Kali Bobo, Madang Papua New Guinea (PNG), pukul 05.00 pagi waktu Madang, Selasa 10 April 2019.

Moses Weror menikahi perawat Fient Rumaninum, putri dari mantan Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt FJS Rumainum, pada tahun 1964 di Kota Baru, sekarang Jayapura. Dari pernikahannya mendiang Moses Weror dikarunia lima orang anak. Musye Weror, putra kandungnya, kini menjadi orang nomor satu di perusahaan tambang tembaga di Ok Tedi, Papua New Guinea.

Putra kelahiran Pulau Moor Mambor ini mengawali kariernya sebagai guru sejak zaman Belanda berkuasa di Tanah Papua. Tak bertahan lama sebagai guru, ia pindah ke sekolah Navigasi di Hamadi atau Sekolah Pelayaran Navigasi di Hollandia, nama Kota Jayapura di zaman Nederlands Nieuw Guinea, lulus pada 1956.

Sebagai pelaut melayani perbaikan navigasi pelayaran di pesisir wilayah Nederlands Nieuw Guinea antara lain mercu suar di pulau-pulau terpencil. Tak bertahan lama, pada 1958 mendiang Moses Weror memutuskan keluar dari Papua dan merantau hingga akhirnya dididik menjadi diplomat di Departemen Luar Negeri (Deparlu) RI.

Pada 1962, mantan diplomat Indonesia ini bekerja di Australia di Kedutaan Besar Republik Indonesia, namun akhirnya kembali ke Indonesia. Pada 1963, penyerahaan Irian Barat ke Indonesia sehingga pada 1964 Moses Weror kembali ke Tanah Papua dan menikahi putri mendiang Pdt FJS Rumainum di Kota Baru.

Bersama almarhum Herman Wayoi, pendiri Partai Nasional Papua, berdemo dan menyerahkan petisi kepada Fernando Ortizan, di Jayapura pada 19 April 1969. Bersama dengan 200 PNS dan pemuda Papua, berdemo meminta Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 1969, satu orang satu suara, bukan memakai sistem perwakilan oleh 1026 anggota Dewan Musyawarah Pepera (DMP) yang mewakili 800.000 penduduk Irian Barat waktu itu.

Akibat demo dan menyerahkan petisi, Weror dan Herman Wayoi sempat mendekam di penjara politik di Ifar Gunung, tempat pelatihan dan pendidikan militer TNI AD Kodam XVII Cenderawasih sekarang. Setelah bebas, Weror bersama Runaweri melintasi perbatasan PNG dan Indonesia menuju Papua New Guinea hingga menetap di Madang dan meninggal serta dikebumikan di sana. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top