Follow our news chanel

Previous
Next

Pemilik ulayat yang bekerja di PT BIA hanya pekerja kasar

papua-merauke-oktovianus-mahuze
Oktovianus Mahuze Milafo, salah seorang pemilik ulayat yang tanahnya dimanfaatkan untuk perkebunan kelapa sawit di PT BIA - Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Oktovianus Mahuze Milafo, salah seorang pemilik ulayat yang lahannya dimanfaatkan oleh PT BIA untuk perkebunan kelapa sawit, angkat bicara, sehubungan ketidakpuasannya setelah mengetahui hanya dua orang pemilik ulayat yang bekerja di kantor milik perusahaan yang beralamat di Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke-Papua, itu.

“Kami marga Mahuze Milafo memiliki lahan di PT BIA seluas 3.000 hektar. Dari luasan lahan tersebut, kurang lebih 900 hektar telah digunakan untuk penanaman kelapa sawit,” ungkap Oktovianus Mahuze, saat ditemui Jubi di Kampung Kindiki, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke-Papua, awal pekan ini.

Khusus tenaga kerja, lanjut dia, sebagian besar masyarakat pemilik ulayat hanya dipekerjakan  sebagai pembersih lahan, pemanen sawit, dan operator alat sensor. Sedangkan di kantor PT BIA, hanya dua orang pemilik ulayat yang direkrut.

Padahal, jelas dia, harapan besar masyarakat pemilik ulayat agar banyak anak-anak Kampung Kindiki yang notabene sebagai pemilik ulayat, dipekerjakan di kantor milik perusahaan tersebut.

“Betul, banyak masyarakat dari Kampung Kindiki yang juga pemilik ulayat, lahannya dimanfaatkan untuk perkebunan kelapa sawit oleh PT BIA, tetapi mereka  bekerja di kebun sawit. Padahal perlu banyak direkrut agar bekerja di kantor milik perusahaan itu,” ujarnya.

Baca juga: Gambut di Kabupaten Merauke harus terus dilindungi

Humas PT BIA, Erwan, yang dihubungi melalui telpon selulernya, Jumat (7/8/2020),  mengatakan pihaknya harus mengkonfirmasi dulu ke bagian HRD (personalia) terkait keluhan tersebut, agar permasalahan menjadi lebih jelas.

Loading...
;

“Kami juga punya data pemilik ulayat yang bekerja di kantor milik PT BIA.  Lalu dari mana data yang mengatakan hanya dua orang,” tanya  Erwan dengan nada kurang bersahabat. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top