Follow our news chanel

Previous
Next

Pemkot Jayapura jajaki tanam padi Satria

papua-panen-padi-di-muara-tami
Pemerintah Kota Jayapura saat panen padi di Distrik Muara Tami - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, JubiPemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian sedang menjajaki menanam varietas padi Satria untuk dikembangkan di Distrik Muara Tami.

Usia tanam 90 hari, tinggi hingga 110 cm, ukuran batang sedang, dan jumlah bulirnya 300-500, membuat Pemkot Jayapura melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kepincut untuk menanamnya.

“Saat ini kami mulai jajaki asal sumber benihnya untuk dikembangkan,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jayapura, Jean Hendrik Rollo, di Kantor Wali Kota Jayapura, Papua, Rabu (7/10/2020).

Dikatakan Rollo, ketertarikan untuk mengembangkan salah satu varietas padi unggul ini karena hasil panen di atas lahan seluas 600 hektar di wilayah Distrik Muara Tami, gabah kering ketika ditimbang beratnya mencapai delapan ton.

“Anakan padi Satria bisa mencapai 20-25 batang. Kami menggunakan teknik tanam legowo. Panen padi produktivitas meningkatkan karena perbaikan varietas dan air selalu tersedia,” ujar Rollo.

Baca Juga: Harga sejumlah komoditas pertanian di Kota Jayapura turun

Menurut Rollo, dengan mengembangkan varietas padi unggul sebagai upaya peningkatan produktivitas beras, baik untuk kebutuhan di wilayah Kota Jayapura maupun kabupaten lain di Papua.

Loading...
;

“Yang terpenting adalah lahan kami jaga agar ketersediaan pangan tetap jalan, petani tidak meninggalkan lahan agar tidak terlantar sehingga memacu lahan tidur, dan terus membina petani serta menyediakan sarana dan prasarana penunjang pertanian,” ujar Rollo.

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, mengatakan peningkatan produksi pertanain perlu dilakukan mengingat kebutuhan beras akan meningkat saat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional di Papua, Oktober 2021 nanti, khususnya di Kota Jayapura.

“Atlet dan pelatih dari luar harus dijaga makan dan minumnya sehingga saat mereka kembali tidak mengeluh tapi merasa bangga atas pelayanan yang kita berikan,” ujar Tomi Mano.

Menurut Tomi Mano, dengan tiga bulan panen, maka dalam setahun tiga kali panen, sehingga penemuhan beras dapat tercukupi untuk masyarakat.

“Terus lakukan pembinaan dan pendampingan kepada petani supaya memiliki semangat menanam padi,” ujar Tomi Mano. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top