Follow our news chanel

Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

papua-sopir-terminal-entrop-jayapura
Sopir angkutan umum di Terminal Tipe A Entrop Jayapura sedang berlindung di sisi bangunan terminal dari panasnya terik sinar matahari - Jubi/Ramah

Pemkot Jayapura targetkan Rp300 juta retribusi terminal pada 2021

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Provinsi Papua, Justin Sitorus, menargetkan penarikan retribusi di terminal sebesar Rp300 juta pada 2021.

“Target ini sesuai dengan dengan rapat koordinasi Pendapatan Asli Daerah terkait retribusi terminal,” ujar Sitorus, di Terminal Tipe A Entrop Jayapura, Jalan Kelapa Dua Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Selasa (10/11/2020).

Dikatakan Sitorus, target penarikan retribusi terminal di ibukota Provinsi Papua itu didapat dari Terminal Mesran, Terminal Tipe A Entrop Jayapura, dan Terminal Otonom.

Menurut Sitorus, efektivitas retribusi terminal membantu dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah sesuai karena menjadi penerimaan yang menjadi prospek yang positif dalam pembangunan.

“Pengelolaan retribusi terminal sangat efektif dan pemungutan sesuai prosedur karena kami gencar mensosialisasikan kepada warga bahwa retribusi terminal untuk pembangunan, yaitu pengembangan terminal,” ujar Sitorus.

Sitorus menambah sebenarnya Dinas Perhubungan Kota Jayapura menargetkan Rp500 juta untuk retribusi terminal, namun mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19, terpaksa target diturunkan menjadi hanya Rp300 juta.

Baca juga: Mulai 9 November, Terminal Entrop Jayapura beroperasi

Loading...
;

Ketua DPC Organda Kota Jayapura, Arifin S. Samandi, mengatakan kegiatan penarikan retribusi terminal harus dipertahankan karena berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah.

“Saya sarankan kepada Pemerintah Kota Jayapura harus serius dalam mengelola retribusi terminal, untuk bertindak tegas kepada para sopir yang tidak membayar retribusi,” ujar Arifin.

Selain itu, Arifin mengimbau kepada petugas untuk melakukan pengutipan penarikan retribusi sesuai dengan prosedur sehingga tidak menimbulkan kebocoran pemasukan.

“Jumlah sopir di Kota Jayapura sebanyak 2.146 orang. Tidak semuanya beroperasi karena pandemi Covid-19. Untuk sementara ini, sebagian sopir beralih profesi bekerja sebagai pekerja bangunan,” ujar Arifin. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Scroll to Top