Peringati 1 Juli 1971, AMP dan FRI-WP gelar aksi di Bandung

Aliansi Mahasiswa Papua di Bandung
Mahasiswa Papua di Bandung menggelar aksi damai memperingati 1 Juli 1971 sebagai kemerdekaan Bangsa Papua Barat. - Dok. Franz Mapiha

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Aliansi Mahasiswa Papua dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua menggelar aksi damai di depan Gedung Sate atau Kantor Gubernur Jawa Barat di Bandung, Kamis, (1/7/2021). Aksi itu memperingati hari proklamasi kemerdekaan bangsa Papua Barat pada 1 Juli 1971.

Unjuk rasa damai itu dilakukan dengan longmarch dari Asrama Papua Kamasan II Bandung menuju Gedung Sate. Para peserta unjuk rasa itu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Juru bicara Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua (FRI-WP) Bandung, Pakos Kossay mengatakan orang asli Papua (OAP) yang tersisa akan tetap berada di medan juang sampai bangsa West Papua merdeka. “Negara Papua Barat itu [akan] kami rebut kembali, dan kami [akan] raih kemerdekaan atas tanah dan harkat serta martabat kami sebagai orang Papua,” kata Kossay kepada Jubi, Sabtu, (3/7/2021).

Ia meminta semua pihak memahami akar masalah Papua yang secara paksa masuk dalam wilayah Indonesia melalui manipulasi Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 1969. Sejak saat itu, wilayah Papua Barat diduduki Indonesia layaknya sebuah wilayah jajahan.

Baca juga: KNPB ajak rakyat Papua peringati Deklarasi Konstitusi Papua Barat pada 1 Juli

“Indonesia mulai memperketat wilayah itu untuk mematikan gerakan kemerdekaan Papua Barat yang dilancarkan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) lewat perjuangan diplomasi dan gerilya,” ujarnya.

Kossay menyebutkan 1 Juli 1971 menjadi hari yang bersejarah bagi bangsa Papua. Pada tanggal 1 Juli 1971, dilaksanakan proklamasi kemerdekaan Papua Barat di suatu tempat di Desa Waris, Kabupaten Jayapura, dekat perbatasan Papua Nugini.

Loading...
;

Proklamasi itu dicetuskan oleh Seth Jafet Rumkorem sebagai Presiden Papua Barat, dan didampingi oleh Jakob Prai  sebagai Ketua Senat (Dewan Perwakilan Rakyat), Dorinus Maury sebagai Menteri Kesehatan, Philemon Tablamilena Jarisetou Jufuway sebagai Kepala Staf Tentara Pembebasan Nasional (TEPENAL), dan Louis Wajoi sebagai Komandan TEPENAL Republik Papua Barat. Aksi damai pada Kamis memperingati peristiwa 1 Juli 1971 itu.

Kordinator lapangan aksi damai itu, Sey Bomanak  menegaskan 1 Juli 1971 menjadi momentum de jure dan de facto bahwa bangsa West Papua sudah merdeka. “Sebagai buktinya, pasti kita semua sudah tahu juga isi teks proklamasi 1 Juli 1971,” ucapnya.

Baca juga: Komponen Merah Putih ajak masyarakat Papua peringati 1 juli sebagai Hari Bhayangkara

Bomanak menyatakan teks proklamasi 1 Juli 1971 menyeru kepada seluruh rakyat Papua, dari Numbai sampai ke Merauke, dari Sorong sampai ke Balim (Pegunungan Bintang) dan dari Biak sampai ke Pulau Adi, dan mengumumkan kemerdekaan West Papua. Ia menyatakan sejak saat itu tanah dan rakyat Papua menjadi bebas dan merdeka, secara de facto dan de jure.

Bomanak menyatakan perjuangan 1 Juli 1971 masih eksis hingga kini, dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang berjuang mengembalikan hak politik bangsa Papua untuk merdeka. Proses kemerdekaan itu telah dirintis dan dideklarasikan sebelumnya, pada 1 Desember 1961.

“Namun karena kong-kali-kong Amerika, Belanda dan Indonesia, maka Pepera dimenangkan oleh Indonesia dengan cacat hukum dan moral. [Pepera] tidak dilakukan dengan cara hukum internasional,  yang kemudian mengakibatkan pembantai, pembunuhan, diskriminasi rasial, dan eksplorasi sumber daya alam di seluruh tanah air West Papua,” kata Bomanak.

Ia nyatakan pihaknya menolak Otonomi Khusus Papua Jilid II. Bomanak juga meminta agar PT Freeport Indonesia ditutup, dan semua personil militer ditarik keluar dari Tanah Papua. “Hentikan operasi militer di Nduga, Intan Jaya, dan Puncak. TPNPB bukan teroris,” ungkapnya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top