Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Pemkab Jayawijaya akan buka Posko Covid-19 di Bandara Sentani

papua-rapat-koordinasi-forkopimda-jayawijaya
Rapat koordinasi pemerintah daerah bersama forkopimda membahas evaluasi penutupan Bandara Wamena - Jubi/Islami

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua akan kembali membuka akses masuk ke Wamena bagi penerbangan penumpang, mulai Kamis, 13 Agustus 2020, setelah 14 hari ditutup karena banyak ditemukan penumpang yang datang positif Covid-19.

Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, mengatakan hasil kesepakatan mulai Senin, 10 Agustus 2020, akses masuk Bandara Wamena akan kembali dibuka namun hanya untuk penerbangan carteran.

“Untuk penerbangan regular yang sudah ditentukan jadwalnya mulai dibuka mulai Kamis. Namun ada perubahan jadwal penerbangan sesuai permintaan dari maskapai,” kata Banua, di Kantor Bupati Jayawijaya, di Wamena, Papua, Sabtu (8/8/2020).

Pemkab Jayawijaya akan buka Posko Covid-19 di Bandara Sentani 1 i Papua

Jika sebelumnya penerbangan terjadwal setiap Senin, Selasa, Jumat, dan Sabtu, ada permintaan perubahan dari maskapai Wings Air menjadi Selasa dan Kamis. Perubahan itu karena menyesuaikan dengan jadwal penerbangan lanjutan ke Jakarta.

“Trigana Air yang akan beroperasi pada Senin dan Jumat. Jadwal penerbangan masih sama seperti sebelumnya, satu hari dua kali penerbangan, karena belum bisa buka bebas, tetap ada pembatasan,” jelas Bupati Banua.

Baca juga: Tim kesehatan ditugaskan awasi Bandara Wamena

Pemerintah Jayawijaya mulai Senin (10/8/2020) akan mengirim sejumlah petugas kesehatan untuk membuka Posko Covid-19 di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura-Papua. Jadi, nantinya setiap penumpang yang akan berangkat ke Wamena akan dilakukan rapid test oleh petugas yang sudah disiapkan oleh Pemkab Jayawijaya.

Loading...
;

“Senin, tim ini sudah mulai ada di Sentani untuk persiapan tahapan pemeriksaan rapid test hari Selasa, karena penerbangan mulai Kamis. Kami sudah utus perwakilan untuk bertemu dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura. Kami juga sudah koordinasi dengan posko (Covid-19) provinsi. Jadi apabila ada (hasil rapid test) yang reaktif tidak boleh berangkat. Kami (akan) berikan pengantar untuk ke Labkesda Provinsi (Papua) untuk lakukan swab (test),” katanya.

Untuk sementara penerbangan ke Wamena masih difokuskan dari Jayapura. Sedangkan dari kabupaten lain seperti Biak dan Timika, semuaya harus lewat Jayapura.

“Kalau yang sudah lakukan rapid test di Sentani, tidak rapid (test) lagi di Wamena. Penumpang tujuan Wamena yang tidak (diperiksa) rapid test oleh petugas kami di Bandara Sentani tidak bisa naik pesawat. Petugas kesehatan yang disiapkan di posko ada tujuh orang, akan di-backup anggota TNI dan Polri,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya, dr. Willy E. Mambieuw, mengatakan tenaga kesehatan yang disiapkan tujuh orang  tersebut ditambah satu orang di Jayapura untuk posko di Sentani, terdiri dari dokter, analis, perawat, dan untuk penyemprot disinfektan dari anggota Kodim 1702/Jayawijaya.

“Dua minggu sekali akan (dilakukan) rolling petugas. Jadi nantinya penumpang yang reaktif tidak akan dikarantina, karena langsung dipulangkan untuk karantina mandiri,” jelasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top