Follow our news chanel

Pokja Adat: Rakyat minta MRP berhenti dukung Otsus

Kegiatan Pokja Adat MRP di Kabupaten Jayapura. -Jubi/Humas MRP

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kelompok Kerja Adat Majelis Rakyat Papua atau Pokja Adat MRP yang melakukan kunjungan kerja di wilayah adat Tabi dan Kabupaten Jayapura, Sarmi, Keerom, dan Kota Jayapura dalam rangka sosialisasi Pemetaan, Pendataan dan Menjaring Aspirasi Pelaksaan Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Tim yang berkunjung ke Kabupaten Jayapura, telah menerima aspirasi dari masyarakat Papua. Masyarakat meminta MRP menghentikan apa pun aktivitas dalam rangka evaluasi Otsus Papua.

Hal itu disampaikan Edison Tanati selaku Ketua Tim kunjungan ke Kabupaten Jayapura, usai mendengar aspirasi rakyat Papua dalam kegiatan itu, Sabtu (18/07/2020).

“Masyarakat meminta MRP tidak melakukan apa pun dalam rangka evaluasi Otonomi Khusus, karena masyarakat yang punya hak melakukan evaluasi otonomi khusus Papua,” katanya.

Kata dia, masyarakat mau MRP tidak mengajak masyarakat bicara lagi Otsus yang dianggap tidak mengatasi masalah di Papua. Masyarakat asli Papua menganggap Otsus tidak berhasil membangun Papuan atau lebih tepatnya menjadi sumber masalah.

“Masyarakat meminta MRP jangan bicara lagi Otonomi Khusus karena sudah mati, jangan bangkitkan lagi sesuatu yang sudah mati. Kami mengerti rakyat Papua sudah tidak mau evaluasi atau tidak mau bicara Otonomi Khusus lagi,” katanya.

Pihaknya tidak menolak atau berkomentar apa pun terkait aspirasi rakyat. Karena lembaga itu dari rakyat Papua, untuk meneruskan aspirasi rakyat Papua ke pemerintah.

Loading...
;

“Kami mendukung karena MRP dibentuk dari rakyat untuk menyuarakan suara rakyat yang tidak mampu bersuara,” katanya.

Menurutnya ia akan meneruskan aspirasi ke lembaga, kemudian lembaga akan memproses sesuai mekanisme untuk disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Papua dan pemerintah pusat.

Sebelumnya, Komite Nasional Papua Barat atau KNPB meminta MRP berhenti membuat pertemuan dengan masyarakat untuk membahas Otsus Papua. KNPB mengklaim telah mendatangi tiga pertemuan MRP dengan masyarakat yang membicarakan pelaksanaan Otsus Papua, dan meminta pertemuan itu dibubarkan.

Ketua Diplomasi KNPB Pusat, Ogram Kobabe Wanimbo, mengatakan MPR pada Jumat (17/7/2020) dan Sabtu (18/7/2020), telah membuat sejumlah pertemuan dengan masyarakat untuk membahas pelaksanaan Otsus Papua.

“Pada 17 Juli 2020, kami membubarkan pertemuan MRP dengan masyarakat di Asrama Mimika dan Asrama Intan Jaya di Buper. Pada 18 Juli 2020, ada pertemuan di rumah makan di Sentani Timur,” kata Wanimbo dalam keterangan pers di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (18/7/2020).

Wanimbo menyatakan MRP tidak boleh membuat pertemuan untuk membahas Otsus Papua. Menurutnya, pertemuan yang membahas Otsus Papua seharusnya dibuat oleh rakyat Papua, dan bukan dibuat oleh lembaga bentukan negara atau pemerintah.

“Kemarin dan hari ini anggota kami mengambil sejumlah barang berupa baliho, mikrofon, uang Rp 150.000, daftar hadir, dan lainnya. Kami akan mengembalikan semua barang itu kepada MRP, dalam waktu dekat ini,” kata Wanimbo. (*)

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top