Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Reagent COVID-19 di Labkesda Jayapura kosong

Infografis Covid Papua
Infografis perkembangan pandemi Covid-19 di Papua hingga 29 Juni 2020 – Jubi/Leon

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Papua Jayapura, Selly Ajamilena, mengaku persediaan reagent untuk memastikan seseorang terjangkit COVID-19 atau tidak saat ini kosong. Karena itu tidak bisa dilakukan pemeriksaan terhadap hasil swab yang diambil ke warga yang hasil rapid test-nya reaktif.

“Petugas kami hanya melayani pengambilan swab,” aku Sally Ajamilena, di Jayapura, Senin (29/6/2020).

Diakui, walaupun persediaan reagent kosong namun pengambilan swab tetap dilakukan dan pemeriksaan dilakukan di Balitbangkes.

Reagent COVID-19 di Labkesda Jayapura kosong 1 i Papua

Pemeriksaan PCR saat ini hanya dilakukan di Balitbangkes Papua yang masih memiliki persediaan reagent.

“Reagent untuk labkesdam diperkirakan baru tiba di Jayapura awal Juli,” aku Sally seraya menambahkan, bila sudah tiba maka pihaknya akan kembali melakukan pemeriksaan.

Ketika ditanya berapa banyak swab yang belum diperiksa, Sally mengaku tidak mengetahui secara pasti berapa jumlahnya.

“Kemungkinan jumlah swab yang belum diperiksa sekitar seratusan,” ungkap Sally Ajamilena.

Loading...
;

Pemeriksaan PCR di Jayapura dilakukan di Labkesda dan Balitbang Kemenkes.

Pasien positif COVID-19 di Papua bertambah jadi 1.686 orang

Terpisah, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Papua menyatakan ada penambahan pasien positif COVID-19 yang berasal dari tiga kabupaten dan kota hingga seluruhnya berjumlah 1.696 orang.

Tiga kabupaten dan kota yang bertambah pasien positif COVID-19-nya itu yakni Kota Jayapura dua kasus, Kabupaten Mimika dan Kab.Yapen masing-masing satu kasus.

Juru bicara Tim Satgas Penanganan COVID-19 Papua, dr. Silvanus Sumule, Senin malam mengakui walaupun terjadi penambahan jumlah warga yang positif namun jumlah pasien yang sembuh dari virus corona itu juga meningkat.

Tercatat 854 orang sembuh atau 51 persen dan yang dirawat 814 orang atau 48 persen.

“Pasien COVID-19 yang meninggal bertambah satu orang yakni wanita berusia 80 tahun yang sempat dirawat di salah satu rumah sakit,” kata Sumule seraya mengaku almarhum baru dipastikan positif setelah hasil swab-nya keluar Rabu (24/6/2020) lalu.

Saat petugas hendak melakukan tracing karena atas permintaan keluarga pasien berinisial W dipulangkan meninggal Senin (22/6/2020).

“W, saat dirawat sempat di-rongent terungkap menderita radang paru-paru,” jelas dr. Sumule yang juga menjabat Sekretaris Dinkes Papua.

Diakui, sebelumnya Jumat (26/6/2020), pasien laki-laki yang juga mahasiswa Kedokteran Uncen meninggal akibat COVID-19 dengan penyakit penyerta gagal ginjal.

Jumlah ODP saat ini tercatat 3.509 orang dan PDP sebanyak 239 orang.

“Pemeriksaan PCR dan TCM di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Pemprov Papua dan Laboratorium Litbang Kemenkes tercatat 13.855 sampel,” jelas dr. Sumule. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top