Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

papua-rapid-test
Kepala PMK Kabupaten Merauke, Albert Rapami, sedang diambil darahnya oleh tenaga medis – Jubi/Frans L Kobun

Sejumlah ASN Dinas PMK Merauke takut rapid test

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) Kabupaten Merauke, Provinsi Papua memilih tidak masuk kantor, lantaran takut melakukan rapid test yang dilakukan oleh sejumlah tenaga medis dari Dinas Kesehatan setempat.

Kepala PMK Kabupaten Merauke, Albert Rapami, kepada sejumlah wartawan, Selasa (5/1/2021), mengatakan jumlah ASN di kantornya sekitar 70-an orang termasuk tenaga honorer. Namun yang hadir sekaligus mengikuti rapid test sekitar 20-an saja.

“Memang ada sejumlah ASN tak hadir lantaran takut melakukan rapid test. Tetapi ada juga sudah melakukan rapid test mandiri, sehingga tak harus melakukan rapid test yang dilakukan tenaga medis dari Dinkes Merauke lagi,” ungkapnya.

Dikatakan, bagi ASN yang belum melakukan rapid test, tetap akan didatakan. Nanti mereka bisa mengikuti rapid test susulan di instansi lain, karena masih dilaksanakan untuk beberapa hari ke depan.

“Memang perintah dari pimpinan agar semua ASN di lingkungan Pemkab Merauke wajib melakukan rapid test, mengingat jumlah pasien Covid-19 dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan,” katanya.

Khusus di kantornya, jelas Rapami, wajib mereka lakukan rapid test guna dapat diketahui apakah reaktif atau tidak.

“Memang  saya juga wajibkan mengingat  kantor ini tiap hari ada pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Loading...
;

Baca juga: Tiga anggota DPRD Merauke positif Covid-19

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Merauke, Titi, mengatakan kegiatan rapid test bagi ASN di kabupaten di wilayah selatan Papua tersebut dilakukan di semua instansi di lingkungan pemerintah setempat.

“Kita baru mulai kemarin di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Merauke. Hari ini di dua dinas sekaligus dan akan berlanjut ke iinstansi lain. Karena  merupakan perintah dari pimpinan agar semua ASN termasuk tenaga honorer, wajib melakukan rapid test,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Scroll to Top