Follow our news chanel

Previous
Next

Sidang kasus pembunuhan anggota Brimob di Bintuni ditunda

papua-terdakwa-pembunuhan-brimob-bintuni
Frans Aisnak (kiri) dan Pontius Wakom (kanan) – Jubi/LBH Manokwari

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Persidangan perkara terdakwa Frans Aisnak dan terdakwa Pontius Wakom di Pengadilan Negeri (PN) Manokwari-Provinsi Papua Barat, yang semula direncanakan digelarkan, Kamis (24/9/2020), ternyata ditunda. Ketua PN Manokwari harus mengikuti rapat di Pengadilan Tinggi Jayapura, Provinsi Papua.

Persidangan perkara pidana nomor: 152/Pid.B/2020/PN.Mnk atas nama terdakwa Frans Aisnak dan nomor : 153/Pid B/2020/PN.Mnk atas nama terdakwa Pontius Wakom, seharusnya menjadwalkan kehadiran saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Piter Louw, yang akan diperiksa melalui atau dengan cara virtual.

“Berhubung hari ini Ketua Majelis Hakim berhalangan hadir karena ada tugas menghadiri rapat di Pengadilan Tinggi (PT) Jayapura, maka sidang kami tunda hingga Kamis (pekan) depan dengan agenda yang sama, yaitu pemeriksaan saksi dari JPU,” kata anggota majelis, Behind Jefri Tulak.

Mendengar penjelasan itu, kedua terdakwa, Frans Aisnak dan Pontius Wakom, mendengar dan mengiyakan saja.

Kedua terdakwa didampingi penasihat hukum Yan Christian Warinussy dari Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Papua Barat.

Turut hadir dalam sidang, kakak kandung terdakwa Frans Aisnak, yaitu Korneles Aisnak, serta kerabatnya dari Bintuni, Provinsi Papua Barat.

Menurut informasi, Ketua Majelis Hakim Sonny Alfian Blegoer Laomoery yang juga Ketua PN Manokwari dan Wakil Ketua PN Manokwari harus menghadiri rapat di PT Jayapura, sehingga banyak sidang di PN Manokwari ditunda pelaksanaannya hingga Kamis pekan depan.

Loading...
;

Baca juga: PH batal ajukan eksepsi dalam kasus pembunuhan Brimob di Teluk Bintuni

Frans Aisnak dan Pontius Wakom didakwa membunuh seorang anggota Brimob di areal PT. Wana Galang Utama (WGU) di Kabupaten Bintuni, Provinsi Papua Barat, pada tengah malam, sekira pukul 02.00 WP, pada Rabu, 15 April 2020.

Terdakwa Frans Aisnak adalah pemilik hak ulayat yang menjadi konsesi dan lokasi base camp PT.WGU. Perusahaan tersebut bergerak di sektor penebangan kayu telah beroperasi di daerah Moskona Barat sejak tahun 2006 hingga 2012. PT.WGU memperpanjang izin operasinya tahun 2018 sampai saat ini.

Pada sidang pekan lalu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Piter Louw menghadirkan tiga orang saksi yaitu Alfian Luihala (karyawan PT. WGU), Gerson Lesilolo (karyawan PT. WGU), dan Frengky Lumban Toruan (anggota Brimob di Mako Brimob Bintuni).

Gerson Lesilolo, ketika dicecar oleh Ketua Majelis Hakim, Sonny Alvian Blegoer Laoemoery, apakah saksi ada di lokasi kejadian saat korban ditemukan tewas, saksi Gerson menerangkan bahwa dirinya saat kejadian, Rabu (15/9/2020), sedang berada di Bintuni.

Saksi Alfian Luihala hanya mengetahui ada anggota Brimob meninggal karena diberitahu oleh saksi lain bernama Ir. Freddy Serang (sesama karyawan PT.WGU) pada dini hari tanggal 15 April 2020 sekitar jam 02.00 WIT.

Sedang saksi Alfian sempat datang ke kamar korban dan melihat korban memang tidur dalam posisi tengkurap dan di kepalanya ada luka berdarah. Tapi saksi Alfian tidak mengetahui siapa yang melakukan pembunuhan atau melukai korban.

Pada malam kejadian itu, saksi Alfian juga tidak melihat ada terdakwa Frans Aisnak maupun terdakwa Pontius Wakom di kamar korban, Mesak Viktor Pulung.

Sedangkan saksi Frengky Lumban Toruan sebagai anggota Brimob di Bintuni juga hanya mendengar berita kematian korban rekannya, dan saksi juga ikut ke lapangan untuk mengevakuasi korban.

Dalam sidang, saksi Lumban Toruan maupun saksi Gerson mengaku sama sekali tidak mengetahui siapa pelaku pembunuhan terhadap korban. Saksi Gerson menambahkan bahwa dia sama sekali tidak mengenal terdakwa Pontius Wakom dan tidak pernah melihat terdakwa Pontius Wakom datang ke lokasi base camp PT. WGU. (*)

Editor: Angela Flassy

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top