Socratez S Yoman: Jika tidak bisa jadi balpoin untuk menulis, jadilah penghapus air mata

Persekutuan Gereja – Gereja Baptis West Papua
Presiden PGBWP, Pdt Dr Socratez Sofyan Yoman mengukuhkan pengrusu PGBWP Wilayah Tabi. - Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Konferensi ke-IV Persekutuan Gereja – gereja Baptis West Papua atau PGBWP Wilayah Kabupaten dan Kota Jayapura menyepakati perubahan nama persekutuan wilayahnya menjadi Wilayah Tabi, Jumat (9/7/2021). Konferensi yang berlangsung di Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, itu juga telah memilih dan menetapkan Patinus Wenda sebagai Ketua Wilayah PGBWP Tabi masa bakti 2021 – 2026.

Dalam khotbah syukuran Konferensi ke-IV PGBWP itu, Presiden PGBWP, Pdt Dr Socratez Sofyan Yoman menyatakan PGBWP harus mendorong umatnya belajar memahami firman Tuhan dalam konteks persoalan Tanah Papua. Upaya itu akan menjadi tanggung jawab utama para Pengurus Wilayah PGBWP Tabi.

“Allah melihat ketahanan, kesetiaan, kelemahanlembutan kita. Kita melihat bagaiman pelayanan Daud selama menggembalakan domba-domba. Bapak-bapak yang telah dipilih oleh jemaat, baik itu satu suara atau banyak suara, jangan berfikir satu suara itu tidak ada nilainya. Hargailah satu suara itu, karena itu bukan satu melainkan [bagian dari] ratusan suara,” kata Yoman dalam khotbahnya pada Jumat.

Yoman menyatakan manusia cenderung melihat sebatas fisik dan paras dari manusia yang lain. Akan tetapi, para pemimpin yang dipilih jemaat gereja harus mengingat bahwa Tuhan melihat hati manusia.

Baca juga: PGBP Wilayah Kabupaten dan Kota Jayapura lakukan konferensi

“Entah jabatan apa saja, Tuhan akan perhitungkan itu jika [dihayati] tidak hanya [menjalankan tugas] ketua wilayah [atau] badan pelayanan [misalnya], tapi [sebagai] pelayan Tuhan. Syaratnya, rendah hati, taat, dan hidup bergaul dengan Tuhan,” kata Yoman.

Yoman menegaskan setiap pemimpin yang dipilih jemaat haruslah mampu berkarya agar ia bermanfaat bagi umat Baptis. “Jika kamu tidak bisa menjadi balpoin atau pensil untuk menulis kebahagiaan dan kesedihan warga Baptis, jadilah penghapus untuk menghapus air mata mereka,” kata Yoman.

Loading...
;

Ia meminta pengurus dan jemaat PGBWP menjaga gereja mereka sebagai honai yang sudah dibuatkan orangtua mereka. Yoman menegaskan warga Baptis harus terus menjaga prinsip kemandirian PGBWP.

“Jangan menjadi gereja pengemis [yang] menyodorkan proposal ke sana-sini. Kalau di setiap gereja [untuk kepentingan kecil] masing-masing, tidak apa-apa. Akan tetapi, jangan [menyodorkan proposal atau meminta-minta uang] untuk kepentingan besar.  Kita juga harus jaga aset yang bergerak dan tidak bergerak, kita jaga umat Baptis,” tegasnya.

Ketua PGBWP Wilayah Tabi yang baru terpilih, Patinus Wenda berharap kepengurusannya akan mampu bekerja untuk mewujudkan pelayanan yang lebih baik. “Saya sebagai anak muda tidak punya pikiran nanti akan jadi seperti ini. Akan tetapi, saya rasa itu cara Tuhan. Tema kepemimpinan saya itu, ‘biarkan Roh Kudus bekerja’. Di kota dan negeri ini banyak orang pintar bergelar tinggi. Akan tetapi, kalau mereka tidak mengandalkan Tuhan dalam pekerjaan itu, sia-sia,” kata Wenda. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top