Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Sopir angkot di Kota Jayapura berharap bantuan sembako

Papua
Ilustrasi angkutan kota - Jubi/Ramah.
Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Selama pandemi korona, sopir angkutan kota atau angkot menjadi salah satu pihak yang ikut terdampak. Bukan hanya menyangkut penghasilan mereka tapi juga kebutuhan pangan.

Pemerintah daerah terus berupaya memperhatikan warga yang terdampak virus mematikan ini, salah satunya dengan memberikan bantuan sembako untuk meringankan beban warga khususnya kepada sopir angkot.

Namun, sopir angkot jurusan Polimak, Terminal Entrop, Jayapura, Jalan Percetakan tidak mendapatkan bantuan sosial, baik dari Pemerintah Kota Jayapura maupun Pemerintah Provinsi Papua.

Adalah Mulyadi, seorang sopir angkot yang mengeluh karena sampai saat ini belum mendapatkan bantuan sembako hingga bantuan langsung tunai dari Pemerintah Indonesia. Apalagi adanya Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat sehingga bantuan sembako dinilai sangat penting.

“Sampai saat ini kami belum terima. Kami tinggal di janji-janji saja tapi sampai sekarang juga belum ada. Kalau sopir starwagon (jurusan Abepura, Waena) sudah dapat. Kami belum, bahkan yang lain (sopir carry) sudah ada yang dapat dua kali,” ujar Mulyadi kepada Jubi, di Terminal Entrop, Sabtu (20/6/2020).

Mulyadi berharap mendapat bantuan sembako, terlebih lagi  sudah dimintai nomor Kartu Tanda Penduduk, nomor handpohone, nama orangtua kandung, hingga plat mobil.

“Dari April Mas. Padahal kami harap saat Lebaran bisa mendapat bantuan sembako, ini tidak ada. Kalau tidak dikasih tidak apa-apa, tapi ini sudah dijanji maka kami tagih. Kami sudah lakukan rapid test. Saya sudah 35 tahun jadi sopir angkot,” ujar Mulyadi.

Loading...
;

Ketua DPC Organda Kota Jayapura, Arifin S. Samandi, mengatakan jumlah sopir di Kota Jayapura ada 2.346, yang sudah melakukan rapid test ada 861 orang, dan hasilnya reaktif ada 44 orang.

“Semua sopir angkot yang terdaftar di Organda semuanya kami berikan sembako, syaratnya harus sudah melakukan rapid test dan diutamakan penduduk warga Kota Jayapura,” ujar Arifin.

Menurut Arifin, sopir angkot yang belum mendapatkan bantuan sembako karena belum terdaftar di Organda Kota Jayapura atau saat pembagian sopir bersangkutan tidak hadir untuk mengambil bantuan.

“Kami sudah sampaikan ke semua sopir baik ikut rapid test dan pembagian sembako. Sopir angkot di Terminal Youtefa dan Terminal Entrop kami sudah berikan semua atau memiliki KTP luar Jayapura (masih menyurat ke Pemerintah Kota Jayapura) untuk disposisi agar diberikan bantuan sembako supaya semuanya jangan lagi ada yang mengeluh,” ujar Arifin. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top