Follow our news chanel

Previous
Next

Standarisasi takaran komoditas pangan gunakan satuan kilogram

papua-pasar-hamadi-kota-jayapura
Aktivitas jual beli di Pasar Hamadi, Kota Jayapura-Papua - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Kota Jayapura-Papua, mengupayakan standarisasi takaran penjualan komoditas pangan, khususnya ikan dan telur ayam, menggunakan satuan kilogram.

“Untuk menciptakan keadilan dalam transaksi perdagangan, kami sedang usahakan kalau pedagang ikan dan telur standarnya itu dipakai per kilogram,” ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Metrologi Kota Jayapura, Reynold A. Korwa, di Kantor Wali Kota Jayapura-Papua, Senin (10/8/2020).

Menurut Korwa, selama ini penjualan komoditas pangan seperti ikan hanya berdasarkan perkiraan dan dijual per tumpuk. Begitu juga dengan telur ayam hanya dijual per rak dan butir.

“Jadi, kalau standarisasi penjualan komoditas pangan seperti ikan dan telur ayam sudah menggunakan satuan kilogram itu kan sangat relatif. Berarti bisa tahu perbedaannya sehingga tinggal dikalikan harga dasar berapa dan berat timbangan barang yang dibeli yang harus dibayarkan konsumen atau pembeli,” ujar Korwa.

Diakui Korwa, pasar-pasar tradisional di kota besar di Indonesia seperti Semarang, Jakarta, dan Bali sudah menggunakan standarisasi takaran penjualan komoditas pangan menggunakan satuan kilogram.

“Kalau seperti itu dilakukan justru lebih adil buat konsumen dan pedagang juga bisa puas dengan berat barang yang dijualnya. Kami harapkan partisipasi pedagang untuk mendukung langkah standarisasi timbangan ini sehingga tidak merugikan konsumen,” ujar Korwa.

Untuk itu, dikatakan Korwa, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi kepada pedagang, baik di pasar tradisional, pasar modern, toko, maupun kios untuk menerapkan standarisasi takaran penjualan menggunakan satuan kilogram, khususnya ikan dan telur.

Loading...
;

“Kalau bisa, ada satu pedagang sebagai contoh sehingga (akan) diikuti pedagang lainnya, untuk mengoptimalkan standar timbangan,” ujar Korwa.

Baca juga: Pandemi Covid-19, layanan tera ulang timbangan di Kota Jayapura tetap jalan

Seorang pedagang telur ayam di Pasar Hamadi, Kota Jayapura-Papua, Dahlia, mengaku menyambut baik bila standarisasi takaran penjualan menggunakan satuan kilogram.

“Kalau bisa disosialisasikan dulu karena kami beli telur ayam dari distributor per rak. Kalau kami jual per kilogram sementara kami belinya per rak pastinya nanti akan ada perbedaan. Apakah kami rugi atau untung? Intinya saya sangat menyambut baik langkah pemerintah daerah untuk memberikan kepuasan dan kenyamanan kepada konsumen,” ujar Dahlia. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top