Tagana disiapkan untuk mendukung penanganan bencana

Papua-Wali Kota Jayapura
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, saat menyerahkan perlengkapan atribut Tagana Kota Jayapura, Rabu (23/6/2021) - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Taruna Siaga Bencana atau Tagana merupakan salah satu pilar Kementerian Sosial Republik Indonesia di lapangan, yang merupakan wadah berhimpunnya seluruh kekuatan komponen penanggulangan bencana berbasis masyarakat khususnya dari unsur generasi muda.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan baik dan strategis dalam mencegah bencana dan penaggulangan bencana,” ujar Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, saat memberikan sosialisasi kepada tim Tagana di Pantai Hamadi, Kota Jayapura, Papua, Rabu (23/6/2021).

Menurut Tomi Mano, penanganan bencana mengurangi anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura yang seharusnya dapat digunakan untuk pembangunan kesejahteraan rakyat berkelanjutan baik secara nasional dan daerah.

“Bila terjadi bencana, masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana akan menjadi pihak yang paling dirugikan,” ujar Tomi Mano.

Dikatakan Tomi Mano, Kota Jayapura memiliki kondisi geologis, geografis, hidrologi, dan demonografis serta sosialogisnya yang menjadikan rawan terhadap bencana alam, nonalam, dan bencana sosial.

“Tim Tagana dari masyarakat terlibat membantu pemerintah dalam penanganan bencana. Penanggulangan bencana merupakan urusan bersama baik pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, lembaga masyarakat,” ujar Tomi Mano.

Dikatakan Tomi Mano, dalam amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, dari tanggap menjadi manajemen resiko bencana perlu dilakukan sosialisasi secara rutin supaya warga waspada.

Loading...
;

“Saya memandang sosialisasi Tagana ini, patut diapresiasi dan didukung karena merupakan bagian upaya Pemkot Jayapura dalam pengurangan bencana dan memberikan perlindungan dari ancaman dan dampak bencana,” ujar Tomi Mano.

Tomi Mano berharap ada pos penanganan bencana yang tersebar di wilayah ibukota Provinsi Papua tersebut, agar Tagana bergerak cepat dalam melakukan evakuasi penanganan bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti bencana banjir, longsor, dan kebakaran.

“Kewaspadaan ini dilakukan berkoordinasi dengan BPBD Kota Jayapura dan Provinsi Papua. Memasang penanda atau alarm bila terjadi tsunami dan gempa. Mari kita semua berkomitmen, bergandengan tangan dan satu hati membangun kota ini untuk kemuliaan Tuhan,” ujar Tomi Mano.

Baca juga: Warga diminta waspada klaster baru penyebaran korona

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Irawadi, mengatakan tugas Tagana menangani penanggulangan bencana seperti korban bencana alam, sosial, dan mitigani bencana, mengingat Tagana beraga di tengah-tengah masyarakat.

“Mereka sebagai volunteer dan tidak digaji, namun memiliki jiwa sosial tinggi yang siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membantu korban bencana,” ujar Irawadi. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top