Follow our news chanel

Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

papua-kepala-puskesmas-mopah-baru
Kepala Puskesmas Mopah Baru, Sugeng, SKM – Jubi/Frans L Kobun

Enam tenaga medis Puskesmas Mopah jalani karantina mandiri

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Sebanyak enam tenaga medis, baik perawat maupun bidan, di Puskesmas Mopah Baru, Merauke, Provinsi Papua menjalani karantina mandiri. Hasil rapid test tiga dari enam tenaga medis tersebut reaktif. Ketiganya diketahui pernah melakukan kontak bersama salah seorang petugas loket puskemas yang sudah dinyatakan positif Covid-19 beberapa waktu lalu.

“Memang ada satu petugas loket di Puskesmas Mopah Baru terkonfirmasi Covid-19,” jelas Kepala Puskesmas Mopah Baru, Sugeng, kepada Jubi di ruang kerjanya, Kamis (22/10/2020).

Sugeng menandaskan petugas loket di puskesmas yang dipimpinnya positif Covid-19 bukan saat melakukan tugas pelayanan, namun ada keluarganya yang melakukan perjalanan ke Jayapura dan terlebih dahulu dinyatakan positif Covid-19.

“Jadi petugas itu berkunjung ke rumah keluarga,” katanya.

Baca juga: Petugas terjangkit Covid-19, Puskesmas Mopah ditutup

Ditambahkan, awalnya petugas loket itu melakukan rapid test dan hasilnya non-reaktif. Lalu yang bersangkutan diminta melakukan isolasi diri di rumah selama 10 hari.  Setelah isolasi mandiri, dia menjalani swab test dan dinyatakan positif.

“Kini dia sedang menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Merauke untuk menjalani perawatan lebih lanjut,” katanya.

Loading...
;

Bupati Merauke, Frederikus Gebze, minta masyarakat tetap mengedepankan protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker ketika melakukan aktivitas atau bepergian keluar rumah.

“Selain itu menghindari kerumunan dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. Ini untuk memutus mata rantai penularan korona,” pinta bupati di wilayah selatan Papua ini. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Scroll to Top