Follow our news chanel

Previous
Next

Tungkuwiri riwayatmu kini, penuh sampah

papua, bukit-tungkuwiri-canvas
Bukit Tungkuwiri dengan anak tangga warna-warni serta bendera merah putih yang dipasang oleh Comunitas Anak Vespa Sentani (Canvas) - Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, JubiBukit Tungkuwiri yang terletak di Kampung Doyo Lama, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura-Papua, terletak tidak jauh dari jalan raya. Tungkuwiri sangat dikenal masyarakat dan banyak pengunjung datang untuk menikmati indahnya pemandangan dari atas bukit Tungkuwiri, udara segar, dan indahnya jingga di kala matahari terbenam.

“Dulu sebelum tempat ini ada, saya pernah foto, indah sekali, dan bersih. Tapi sekarang ini kotor sekali,” ucap Sekretaris Kampung Doyo Lama, Riky Pangkatana, saat ditemu Jubi, di Sentani, Kabupaten Jayapura-Papua, Rabu (2/9/2020)

Dengan kondisi sampah yang berhamburan, kata Pangkatana, sangat merusak pemandangan ketika kita mau foto-foto atau sekedar duduk sambil menikmati pemandangan dan semilir angin.

“Saya foto tapi banyak sampah-sampah jadi saya harus kloning dengan Photoshop untuk hilangkan sampah itu,” ucap Riky.

Bak-bak sampah di setiap titik tersedia namun tidak banyak, itupun bantuan dari berbagai komunitas yang peduli dengan kebersihan di bukit Tungkuwiri.

“Yang dibutuhkan di sini itu bak sampah. Kalau dari Pemerintah Kabupaten Jayapura mau bantu itu sangat membantu. Selain itu penataan taman dan juga jalan itu penting karena ini tempat wisata dengan begitu mempunyai daya tarik tersendiri,” kata Pangkatana.

Baca juga: Bukit Tungkuwiri, banyak dikunjungi wisatawan tapi belum dikelola baik

Loading...
;

Kesadaran para pengunjung bukit Tungkuwiri dalam menjaga kebersihan tempat wisata ini belum begitu baik.

“Pengunjung harus sadar akan kebersihan, jadi sampah itu bawa, setelah makan dan minum itu kembali isi di kantong, dan bawa di tempat sampah bukan hambur saja begitu,” kata Beatriks Toan, seorang pengunjung bukit Tungkuwiri.

Beatriks menambahkan tempat ini bersih dan tidak, kembali pada orang-orang yang datang berkunjung.

“Ada tempat sampah, kenapa gak buang saja di situ, bukan taruh sembarangan. Mereka yang bekerja atau masyarakat di sini juga manusia, tidak mungkin mau  angkat sampah di satu bukit besar ini,” ucapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top