Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Dongkrak penjualan, UMKM di Kota Jayapura jualan via online

papua-pelaku-umkm
Pelaku usaha komoditas pertanian di Pasar Hamadi, Kota Jayapura-Papua saat melayani pembeli - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Jayapura, Robert L.N. Awi, mengatakan selama pandemi Covid-19 banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan menggunakan jasa media online untuk mendongkrak penjualan.

“Cukup banyak. Hampir semua UMKM berjualan sudah menggunakan media online. UMKM kami ada sekitar 17 ribu. Mereka cukup familiar dengan berjualan menggunakan teknologi online,” ujar Awi, di Kantor Wali Kota Jayapura-Papua, Jumat (14/8/2020).

Dikatakan Awi, kelemahan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Jayapura adalah belum ada portal yang menampung pemasaran hasil usaha mereka melalui platform online.

Dongkrak penjualan, UMKM di Kota Jayapura jualan via online 1 i Papua

“Itulah yang sementara kami sedang jajaki dengan Bank Indonesia Wilayah Papua. Namun karena pandemi Covid-19 ini, sehingga sampai sekarang hal itu belum bisa terlaksana,” ujar Awi.

Baca juga: 17 ribu UMKM di Kota Jayapura terdampak pandemi Covid-19

Menurut Awi, dengan berjualan online, para pelaku UMKM yang bergerak di bidang usaha perdagangan (sembako, termaksud sayur dan buah), bidang industri (industri rumah tangga dan seni kreatif lainnya), usaha roti, pinang, kios, termaksud pedagang kaki lima, dan warung makan akan bisa memenuhi kebutuhan konsumen yang ingin transaksi dengan cepat, mudah, dan aman.

“Yang mendaftar untuk diakomodir dalam portal sementara masih dalam pendataan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami menyurat secara resmi ke Bank Indonesia untuk menanyakan tentang kelanjutan sekaligus pembentukan portal tersebut,” ujar Awi.

Loading...
;

Terpisah, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Tohap Hutabarat, mengatakan terus mendorong pelaku UMKM bisa eksis dalam berjualan online.

“Kunci penjualan melalui online harus punya handphone. Pelaku UMKM ini dikumpulkan dalan satu kelompok dan dibukakan toko online-nya (sesuai jenis usaha). Jadi, tidak individual atau masing-masing. Itu harapan yang kami upayakan terkait metode sistem penjualan online ini,” ujar Hutabarat. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top