Follow our news chanel

Previous
Next

Update 16 Juli: Reagen habis, PCR Labkesda tak beroperasi sejak 2 pekan lalu

PCR Covid Papua
Foto ilustrasi, alat PCR untuk uji swab korona virus yang digunakan di Klinik Kuala Kencana milik PT Freeport Indonesia – Jubi/ Dok. PTFI

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Balai Laboratorium Kesehatan Daerah atau Labkesda milik Pemerintah Provinsi Papua kehabisan reagen yang dibutuhkan untuk menjalankan pemeriksaan reaksi berantai polimerase atau PCR Covid-19. Akibatnya, sejak dua pekan lalu Labkesda tidak bisa menjalankan pemeriksaan PCR atas swab para terduga Covid-19.

Hal itu dinyatakan Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Papua, dr Silwanus Soemoele SpOG (K) di Kota Jayapura, Kamis (16/7/2020). Soemoele menyatakan Labkesda Pemerintah Provinsi Papua sudah kehabisan reagen sejak akhir Juni lalu.

“Sampai hari ini [Labkesda] masih kehabisan reagen. Kami masih menunggu. [Sejak dua pekan lalu], pemeriksaan [PCR atas swab terduga Covid-19] hanya dilakukan oleh Laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan [atau Litbangkes] Jayapura,” kata Soemoele.

Di Kota Jayapura hanya terdapat dua mesin untuk melakukan pemeriksaan PCR, yang dimiliki Labkesda Papua dan Balai Litbangkes Jayapura, Kementerian Kesehatan RI. Kini, Laboratorium Litbangkes Jayapura harus bekerja sendiri untuk memeriksa antrean swab terduga Covid-19 di Kota Jayapura.

Baca juga: Update 16 Juli: Ada 18 kasus baru, 13 kasus ditemukan di Kota Jayapura

Kota Jayapura menjadi daerah dengan risiko penularan virus korona tertinggi di Papua. Gugus Tugas Covid-19 Pusat memetakan Kota Jayapura sebagai “daerah merah” dengan risiko penularan virus korona tinggi, namun Pemerintah Kota Jayapura tetap melonggarkan pembatasan sosial yang sempat diberlakukan. Hingga Kamis, kasus positif korona di Kota Jayapura mencapai 1.462 kasus, dan 976 diantaranya merupakan kasus aktif dengan pasien yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit dan hotel.

Kepala Laboratorium Balai Litbangkes Jayapura, dr Anton Oktavian menyatakan alat PCR Litbangkes Jayapura seharusnya memeriksa 300 swab per hari, namun selama dua pekan terakhir dipacu untuk memeriksa 400 swab per hari. “Beberapa hari ini kami pacu hingga diatas 400 pemeriksaan sehari. Tapi hari ini hanya 200 spesimen saja, karena alat centrifuge gangguan,” kata Anton pada Kamis.

Loading...
;

Ia menjelaskan hingga Rabu (15/7/2020) malam jumlah antrean spesimen swab di Laboratorium Balai Litbangkes Jayapura mencapai 870 swab. “Malam nanti kita hitung lagi ada berapa antrean,” kata Anton.

Di Papua juga terdapat empat alat tes cepat molekuler (TCM) yang dimodifikasi untuk melakukan diagnosa Covid-19, tersebar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke, RSUD Wamena, RSUD Serui dan RSUD Nabire. Hingga Kamis, jumlah pemeriksaan swab terduga Covid-19 di Papua  telah mencapai 20.513 sampel. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top