Follow our news chanel

Previous
Next

Update 17 Juli: RS Provita tutup hingga 31 Juli

Papua pandemi Covid
Ilustrasi, pandemi Covid-19 di Papua – Jubi/Leon

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Mulai hari Jumat (17/7/2020), Rumah Sakit Provita di Kota Jayapura, Papua tidak bisa menerima pasien baru hingga 31 Juli nanti. Hal itu dilakukan setelah sejumlah tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut dinyatakan positif terinfeksi virus Korona.

Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Papua, dr Silwanus Soemoele SpOG (K) pada Jumat menyampaikan pihaknya sempat menerima pemberitahuan rencana penutupan Rumah Sakit (RS) Provita pada Rabu (15/7/2020) lalu. Saat itu, sudah ada 36 petugas kesehatan RS Provita yang terinfeksi virus korona.

Menyikapi hal itu, Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Papua meminta RS Provita tetap buka untuk pelayanan tertentu, demi mengatasi beban pandemi Covid-19 yang telah melampaui kapasitas pelayanan rumah sakit di Kota Jayapura. Akan tetapi, pada Kamis (16/7/2020) ditemukan tambahan tenaga kesehatan RS Provita yang terinfeksi korona, sehingga manajemen RS memutuskan menutup layanannya mulai Jumat, dengan tetap merawat pasien yang tengah dirawat inap di sana.

Baca juga: Update 17 Juli: 56 kasus baru terkonfirmasi, 46 kasus dari Kota Jayapura  

“Dalam kondisi seperti demikian, kami bisa memahami langkah yang diambil oleh pihak manajemen rumah sakit. Dalam surat yang dikirimkan kepada kami, penutupan akan dimulai dari tanggal 17 hingga 31 Juli,” kata Soemoele.

Ia menjelaskan RS Provita tidak menghentikan perawatan pasiennya, namun tidak akan menerima pasien baru hingga 31 Juli mendatang. Soemole menjelaskan saat ini RS Provita merawat 55 pasien, terdiri dari 46 karyawannya, dan sembilan pasien non karyawan. “Mereka fokus untuk menangani pasien pasien yang merupakan karyawan mereka sendiri, dan ada sembilan pasien [lain] yang tetap harus mereka layani,” kata Soemoele.

Selama tujuh hari mendatang, manajemen RS Provita akan melakukan sterilisasi seluruh gedung agar menjadi rumah sakit yang aman. “Apa yang terjadi di rumah sakit itu betul-betul force majeure, karena banyak petugas yang terinfeksi,” jelasnya.(*)

Loading...
;

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top