Follow our news chanel

Previous
Next

WADA tindaklanjuti dugaan doping di angkat besi dunia

Papua
Say no to doping – Jubi/YouTube
Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, JubiBadan Anti-Doping Dunia (WADA) menindaklanjuti dugaan doping yang mengakar di sejumlah torehan rekor angkat besi dunia versi Federasi Angkat Besi Internasional (IWF) berdasar temuan penyelidikan yang dipimpin Richard McLaren baru-baru ini.

Awal bulan lalu, McLaren dan timnya mendapati 40 temuan analitik positif yang merugikan di antara rekor-rekor IWF, mengindikasikan federasi itu puluhan tahun dibekap praktik korupsi dan praktik penyelewengan doping.

Temuan itu mencakup sejumlah peraih medali emas dan perak yang sampel tes doping mereka tak ditindaklanjuti.

“WADA terkejut dengan perilaku yang terungkap dari hasil investigasi tim McLaren,” kata Presiden WADA, Witold Banka, dalam pernyataan yang dilansir Reuters, Selasa (16/6/2020) dini hari WIB.

“WADA mengutuk segala bentuk campur tangan dalam prosedur anti-doping. Pengungkapan ini jelas menjadi tamparan bagi para atlet yang bersih, bagi WADA dan mereka yang mendukung kampanye olahraga bersih,” ujarnya menambahkan.

Investigasi McLaren menyatakan bahwa mantan Presiden IWF, Tamas Ajan, menggunakan ‘tirani uang’ untuk menjalankan pengelolaannya dan sumber dana utama itu datang dari denda doping yang masuk ke kantungnya sendiri.

Pria Hongaria berusia 81 tahun itu berkecimpung di IWF sejak pertengahan 1970-an, awalnya menduduki kursi sekretaris jenderal dan mulai menjadi presiden mulai 2000 hingga mundur April lalu.

Loading...
;

WADA menyatakan informasi yang mereka terima meliputi data periode 2009-2014 dan bakal menggelar penyelidikan yang diprioritaskan untuk kasus-kasus yang dekat dengan batasan statuta. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top