TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Wali Kota Jayapura: Tak punya keahlian, sulit bersaing

Papua-pencari kerja di Kota Jayapura
Pencari kerja di Kota Jayapura saat mengikuti pelatihan kerja komputer dan mengemudi - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, mengatakan pengurangan pengangguran menjadi tanggung jawab Bersama, baik pemerintah, BUMN, BUMD, dan pihak swasta.

“Menciptakan kesempatan kerja untuk mengurangi pengangguran baik di sektor jasa maupun perdagangan,” ujar Tomi Mano di Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (15/9/2021).

Menurut Tomi Mano, seiring meningkatkan suatu daerah dalam pembangunan menyebabkan lonjakan pencari kerja. Hal ini juga yang membuat angka pengangguran terus bertambah.

“Kalau tidak punya keahlian kerja akan sangat sulit untuk bisa bersaing dengan tenaga kerja yang datang dari luar Papua. Saya minta terus lakukan pembinaan agar masyarakat Kota Jayapura siap dalam menghadapi dunia kerja,” ujar Tomi Mano.

Tomi Mano berharap masyarakat Kota Jayapura memiliki kompetensi kerja, bukan hanya menjadi pekerja di sebuah perusahaan maupun instansi pemerintahan, tapi juga menjadi pengusaha supaya bisa membantu dalam pengurangan pengangguran.

“Terus belajar dan asah kemampuan untuk bisa meraih cita-cita dan meningkatkan taraf perekonomian sehingga bisa mandiri dan sejahtera,” ujar Tomi Mano.

Baca juga: 85 persen UMKM di Kota Jayapura terdampak pandemi

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Djoni Naa, mengatakan pencari kerja yang terdata di Disnaker Kota Jayapura hingga akhir Juli 2021 sebanyak 9.664 orang terdiri dari 5.478 orang laki-laki dan 4.186 orang perempuan

“Kondisi tenaga kerja menjadi tanggung jawab bersama. Meningkatkan kompetensi untuk mengantsisipasi globalisasi yang berkembang semakin cepat. Kalau lalai maka kesempatan kerja kerja diisi dari luar,” ujar Naa.

Dikatakan Naa, Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura terus melakukan pembinaan, pelatihan, dan pendampingan kepada pencari kerja agar memiliki kompetensi dan skill atau kemampuan.

“Masih banyak peluang ekonomi yang bisa digarap untuk meningkatkan perekomian. Masyarakat asli Papua terutama di Kota Jayapura harus bisa buktikan bisa bersaing dalam dunia kerja dengan tenaga kerja dari luar,” ujar Naa. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us