Follow our news chanel

Previous
Next

Warga Skouw Yambe senang, jalan di kampung sudah bagus

papua-skouw-yambe
Salah satu sudut jalan di Kampung Skouw Yambe Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Jalan kampung yang semula berkonstruksi jalan tanah, kini sudah berubah menjadi jalan rabat beton. Tentu saja, saat ini warga tidak perlu lagi khawatir karena becek atau lumpur yang menggenangi jalan di saat hujan turun.

Salah satunya Avelin Pattipeme, seorang warga di Kampung Skouw Yambe, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, yang mengaku senang dengan jalan di kampungnya terlihat bagus.

“Sudah mau hampir tiga tahun ini saya merasakan jalan yang begitu bagus, tidak ada becek, jalan tidak lagi berlubang sehingga aman saat menggunakan motor atau mobil,” ujar Pattipeme kepada Jubi di Kampung Skouw Yambe, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Kamis (23/7/2020).

Menurut Pattipeme, jalan di kampungnya yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini, pembangunannya melalui program dana kampung dari Pemerintah Kota Jayapura.

“Saya lihat pengerjaan jalannya sangat bagus dan kuat. Tentu saja kami sangat senang karena jalan ini bisa mermanfaat dan menghubungkan kampung kami dengan kampung lainnya. Saya berharap warga kampung tetap menjaga jalan yang sudah dibuat bagus ini,” ujar Pattipeme.

Baca juga: Dinas PUPR akan bangun rumah warga di Distrik Muara Tami

Warga lainnya, Lukas, mengatakan pembangunan infrastruktur jalan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi warga di kampungnya.

Loading...
;

“Dulu kami sangat terhambat transportasi untuk membawa hasil kebun kami untuk dijual. Kini jalan sudah bagus untuk sampai ke pasar sangat cepat. Kalau bisa pemerintah menata tempat-tempat wisata seperti Kawasan Konservasi Penyu agar menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi warga,” ujar Lukas.

Lukas yang merupakan warga Kampung Mosso mengaku sebelum jalan diperbaiki untuk menuju pasar di perbatasan membutuhkan waktu sampai tiga jam, karena harus berjalan kami dari dalam kampung ke jalan utama.

“Kini hanya bisa kami tempuh dalam waktu satu jam saja. Saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jayapura yang sudah memperbaiki jalan menjadi bagus untuk kami lewati sehari-hari,” ujar Lukas.

Lukas berharap kampungnya semakin ramai dikunjungi warga, dan terus dilakukan penataan, seperti listrik dan jaringan internet yang masih belum memadai. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top