Follow our news chanel

Previous
Next

ZIS Waf cocok tingkatkan taraf ekonomi umat

papua-kkn-uin-sunan-kalijaga
Webinar Papua Gemilang Virtual Event bertema “Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) sebagai Media Pemulihan Ekonomi Nasional di Era New Normal”, yang digelar mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga di Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (7/9/2020) – Jubi/Dok mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Asisten Deputi Kementerian Koperasi dan UKM, Nasrun, menyampaikan potensi zakat, infaq, shadaqah, dan wakaf (ZIS Waf) sangat besar dan cocok untuk meningkatkan taraf ekonomi umat.

“Potensi penerimaan hasil zakat dari Baznas RI cukup besar, perkiraan bisa sampai Rp100 triliun dan wakaf kurang lebih Rp3 triliun. Dana-dana inilah yang sangat memungkinkan untuk membantu mendongkrak ekonomi masyarakat,” papar Nasrun dalam webinar Papua Gemilang Virtual Event bertema “Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) sebagai Media Pemulihan Ekonomi Nasional di Era New Normal”, yang digelar mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga di Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (7/9/2020).

Webinar ini menghadirkan narasumber Asisten Deputi Pengembangan Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UMKM RI, Nasrun, S.Sos., M.A.B, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, M. Fuad Nassar, M.Sc, dan Ketua Baznas Kabupaten Jayapura, Dr. H. Tri Mulyadi, S.H., M.Kn.

Lebih jauh Nasrun menyebutkan walaupun potensi penerimaan dari zakat dan wakaf itu besar, namun masih ada hal yang perlu menjadi pekerjaan rumah. Pemahaman masyarakat mengenai keuangan syariah semacam ZIS Waf masih kurang. Karenanya, peran mahasiswa setelah selesai dari bangku kuliah, bisa mendirikan LKM dan memberikan pemahaman ZIS Waf kepada masyarakat. Kementerian Koperasi dan UKM siap mendukung adanya program-program semacam itu.

Hal senada disampaikan narasumber lain, Direktur Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, M. Fuad Nassar. Zakat tidak hanya mencakup dimensi masa lalu, tapi juga masa kini, dan yang akan datang untuk kesejahteraan masyarakat. Karena potensinya yang besar, Kemenag RI merilis program Kita Cinta Papua yang bertujuan memajukan pendidikan dan keagamaan di Papua. Ia mengapresiasi mahasiswa KKN karena mengambil latar di Tanah Papua karena sangat inspiratif.

“Kami mengapresiasi KKN UIN Sunan Kalijaga karena berani mengambil latar di Tanah Papua. Hal ini tentu juga berperan untuk merawat integritas nasional, selain pengembangan bidang pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya. Kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu memajukan daerah pelosok tanah air,” ungkapnya.

Materi terakhir disampaikan Ketua Baznas Jayapura, Tri Mulyadi. Ia menyampaikan berbagai program kerja telah dilaksanakan untuk membantu meingkatkan ekonomi kerakyatan di Jayapura. Nantinya akan ada penyerahan beasiswa kepada siswa-siswa di Nimbokrang sebagai dana pendidikan. Penyerahan beasiswa ini merupakan bentuk hasil kerjasama antara pihak Baznas Jayapura dan tim KKN Papua Emas UIN Sunan Kalijaga.

Loading...
;

Baca juga: KKN UIN Suka gelar pelatihan digital marketing

Hadir pada webinar tersebut, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, Plt. Kepala LPPM, Dr. Muhamad Soehada, S.Sos., M.Hum, mewakili Rektor UIN Sunan Kalijaga, dan dosen pembimbing Lapangan (DPL) Very Julianto, M.Psi.

Muhammad Soehada mewakili Rektor UIN Sunan Kalijaga menyampaikan terima kasih kepada para narasumber dan semua pihak yang telah mendukung keberlangsungan webinar tersebut. “Saya berterima kasih atas nama UIN Sunan Kalijaga atas dukungan Pemkab Jayapura, Baznas Jayapura, Kitongbisa Enterprise, Halal Center, dan juga PT. PLN (Persero). Semoga jalinan kemitraan dengan Kabupaten Jayapura bisa terus berlanjut untuk membantu mengembangkan UMKM di Nimbokrang,” ungkap Muhammad Suhada, seperti tertuang dalam rilis pers, yang diterima Jubi, di Jayapura-Papua, Kamis (10/9/2020).

Sementara itu, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, juga menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN Papua Emas dan Baznas yang telah memberikan pemahaman lebih tentang zakat kepada masyarakat Nimbokrang. Ia juga mengharapkan adanya kerjasama lagi dengan pihak UIN Sunan Kalijaga, baik dalam program KKN maupun yang lainnya.

“Atas nama pemerintah Jayapura, saya ucapkan terima kasih kepada tim KKN Papua UIN Sunan Kalijaga dan Baznas Jayapura yang telah memberikan pemahaman terkait zakat, infaq, dan shadaqah kepada masyarakat Nimbokrang. Teman-teman mahasiswa KKN telah melaksanakan berbagai kegiatan di Nimbokrang I, Nimbokrang II, dan Buyem Jaya untuk membantu masyarakat. Kami mengharapkan adanya kerjasama yang lebih solid dengan pihak UIN Sunan Kalijaga, baik melalui KKN atau program lain, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami juga sangat terbuka dan mengharapkan adanya program KKN UIN Sunan Kalijaga di Tanah Papua ini,” ungkapnya.

Very Julianto mengatakan webinar Papua Gemilang Virtual Event diadakan bersamaan dengan momentum kemerdekaan RI.

InsyaAllah kegiatan sudah kita arrange sekitar pertengahan bulan Agustus. Kami berniat mengambil momentum 17 Agustus sebagai kebangkitan zakat, sekaligus untuk mengisi kemerdekaan dan meneguhkan kembali semarak kemerdekaan Indonesia di Tanah Papua” katanya.

“Adanya program KKN Papua Emas ini sebagai bentuk pelebaran sayap kampus. UIN Sunan Kalijaga sebagai kampus bernuansa Islam, namun mampu menerjunkan tim KKN ke Papua, ini jelas menunjukkan bahwa Islam itu rahmatan lil ‘alamin,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top