Para kepala suku Meepago ingin Freeport terbuka terkait area penambangan

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Para kepala suku dari wilayah adat Meepago di wilayah Kabupaten Paniai dan sekitarnya meminta manajemen PT Freeport Indonesia terkait area penambangan PT Freeport Indonesia (PTFI).  

Kepala Suku Meepago Rayon Kabupaten Nabire dan Dogiyai di Kota Jayapura, Rudolf Fano mengatakan, PTFI harus transparan terkait area penambangannya kini, apakah masih berada di wilayah suku yang ada di Kabupeten Mimika ataukah telah memasuki kabupaten lain.

"Perusahaan harus terbuka kepada masyarakat adat, agar masyarakat adat dan pemerintah tahu. Jika masuk wilayah suku Mee (Paniai dan sekitarnya), harus memberikan konpensasi kepada masyarakat adat setempat, karena selama ini kami tidak dapat," kata Rudolf Fano saat bertemu legislator Papua, John NR Gobai, Kamis (9/11/2018).

Menurutnya, untuk itulah pihaknya menemui anggota DPR Papua, dengan harapan aspirasi itu dapat diteruskan ke pihak terkait di antaranya PTFI, Pemerintah Kabupaten Mimika, Pemerintah Provinsi Papua dan pemerintah pusat. 

Sementara, Wakil Kepala Suku Meepago di Kota Jayapura, Hubertus Mote mengatakan, para kepala suku Meepago di Jayapura juga menyampaikan ke DPR Papua agar pihak terkait memperhatikan hak-hak semua masyarakat pemilik area tambang emas, termasuk suku Mee dan suku kabupaten lain di sekitar.

"Kami meminta pemerintah menyedikan 2-3 persen dari penghasilan Freeport Indonesia untuk pemilik ulayat, termasuk Suku Mee, bukan hanya Suku Amungme dan Kamoro yang diberikan dana satu persen," kata Mote.

Loading...
;

Hal yang sama dikatakan Kepala Suku Mee di Kota Jayapura, Thomas Badii, dan Kepala Suku Mee Paniai serta Intan Jaya di Kota Jayapura, Rumlus Meapa.

Menanggapi aspirasi itu John Gobai juga mempertanyakan sejauh mana kini area penambangan PTFI. 

"Area penambangan PT Freeport ini sudah di wilayah kabupaten apa saja. Apakah sudah masuk ke Paniai, Intan Jaya dan Puncak? Freeport harus menjawab itu," kata Gobai.

Menurutnya, jika sudah memasuki wilayah adat suku Mee, Freeport harus memberikan apa yang menjadi hak suku itu. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top