HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Para mantan pejabat jangan memanfaatkan kursi pengangkatan DPR Papua

Foto ilustrasi, beberapa pendaftar bakal calon anggota DPR Papua mekanisme pengangkatan saat akan mendaftar ke Kesbang Pol Provinsi Papua. - Jubi/Dok
Para mantan pejabat jangan memanfaatkan kursi pengangkatan DPR Papua 1 i Papua
Foto ilustrasi, beberapa pendaftar bakal calon anggota DPR Papua mekanisme pengangkatan saat akan mendaftar ke Kesbang Pol Provinsi Papua. – Jubi/Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR Papua, Emus Gwijangge mengingatkan agar mantan pejabat di Papua tidak berupaya mendapat jabatan dengan memanfaatkan mekanisme pengangkatan dalam pemilihan 14 DPR Papua. Ia menyatakan menerima informasi ada mantan bupati yang mendaftar menjadi bakal calon anggota DPR Papua melalui mekanisme pengangkatan.

Hal itu dinyatakan Emus Gwijangge kepada Jubi, Minggu (15/12/2019). Ia menyatakan para mantan pejabat mesti tahu diri dan memberikan kesempatan kepada orang asli Papua lainnya untuk duduk di DPR Papua melalui mekanisme pengangkatan.

Para mantan pejabat jangan memanfaatkan kursi pengangkatan DPR Papua 2 i Papua

Gwijangge membenarkan dalam Peraturan Daerah Khusus atau Perdasus 14 kursi pengangkatan DPR Papua memang tidak membatasi mantan pejabat atau mantan anggota partai politik untuk mendaftar. Semua orang asli Papua memiliki hak yang sama.

“Kalau sudah pernah menjadi pejabat, jangan lagi mendaftar. Tahu dirilah jangan terlalu rakus jabatan. Berikan kesempatan kepada orang asli Papua lain, terutama generasi muda asli Papua yang punya kemampuaan dan semangat kerja, untuk bekerjasama dengan dengan 55 anggota DPR Papua dari partai politik,” kata Emus Gwijangge kepada Jubi, Minggu (15/12/2019).

Ia juga berharap, proses rekrutmen calon anggota DPR Papua melalui mekanisme pengangkatan tidak menimbulkan polemik di kalangan masyarakat asli Papua di lima wilayah adat. Proses rekrutmen calon itu kini sedang dijalankan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbang Pol Provinsi Papua dan kabupaten/kota.

Emus Gwijangge menyarankan para pemangku adat dan masyarakat adat di setiap wilayah ada sebaiknya berembuk terlebih dahulu. Masyarakat adat di setiap wilayah adat bisa menyepakati dulu siapa yang akan mereka rekomendasikan untuk mewakili mereka mengikuti proses seleksi kursi pengangkatan DPR Papua.

Loading...
;

“Kuota kursi pengangkatan di DPR Papua untuk setiap wilayah adat kan terbatas. Jadi jangan daftar banyak-banyak. Sebaiknya disepakati mengusulkan bakal calon sesuai kuota setiap wilayah adat. Kesepakatan seperti ini, juga mencegah kemungkinan munculkan perselisihan di kalangan masyarakat adat,” ujarnya.

Katanya, adapun kuota kursi pengangkatan untuk setiap wilayah adat di Papua yakni, wilayah adat Lapago empat kursi, Meepago tiga kursi, Mamta tiga kursi, Anim Ha dua kursi dan Saireri dua kursi.
Ia berharap nantinya dari 14 kursi pengangkatan di Papua ada keterwakilan perempuan, sebagaimana amanat Perdasus kursi pengangkatan.

“Memang tak ditentukan persentasenya, tapi harus ada keterwakilan perempuan. Itu juga yang diinginkan Kementerian Dalam Negeri. Tinggal diatur bagaimana agar ada keterwakilan perempuan,” ucapnya.

Kata Emus Gwijangge, masyarakat asli Papua yang ingin mendaftarkan diri sebagai bakal calon DPR Papua melalui mekanisme pengangkatan dapat mendaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang Pol) di kabupaten/kota di setiap wilayah adat atau langsung ke Kesbang Pol Provinsi Papua.

Secara terpisah Sekretaris Kesbang Pol Kabupaten Merauke, Gabriel Laiyaan belum lama ini mengatakan setiap pendaftar calon anggota DPR Papua melalui mekanisme pengangkatan harus memenuhi 20 persyaratan.

“Kami hanya menerima berkas pendaftaran bakal calon. Setelah itu kami kirim ke Kesbang Pol untuk dilakukan verifikasi,” kata Gabriel belum lama ini. Menurutnya, batas waktu penerimaan berkas pendaftar di kabupaten/kota adalah 24 Desember 2019. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa