Follow our news chanel

Previous
Next

Para Penginjil sita Miras di Korowai

Papua
Hamba Tuhan menyita dan menghancurkan minuman keras sebanyak satu karton di Korowai, Papua-Jubi/Piter Lokon

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Korowai, Jubi – Penginjil di daerah Korowai  menyita satu karton Minuman Keras (Miras) berjenis Wiro di Pelabuhan Kali Bee, Korowai, Papua, Senin (21/09/2020).

Aksi sita miras ini terungkap setelah ojek sungai mengantar pesanan salah satu oknum pengusaha untuk diedarkan ke pedalaman Korowai. Diketahui tujuan penjualan salah satunya di daerah penambangan emas rakyat Papua di Korowai.

Penginjil, Usman Kogoya dari Gereja Injili di Indonesia (Gidi) mengatakan, ketergangungan pada miras ini dibawa masuk oleh orang dari luar Korowai.

“Kami dari Gereja kutuk keras karena telah melanggar larangan Tuhan dan Hukum Pemerintah. Karena kami di Korowai punya Peraturan daerah diatur dan ditetapkan dengan berdasarkan kepada Alkitab. Dilarang buka bar, bir, boros, bon, bohong, pencurian,” tegas Penginjil Usman saat membacakan aturan Korowai dihadapan ratusan orang perantau.

Sementara itu, Moses Lokon salah satu pengusaha dan juga kepala suku Yahukimo di wilayah penambangan Korowai sangat mendukung langkah yang dibuat oleh para penginjil tersebut.

“Saya sangat setuju. Kita cek sama-sama siapa dibalik itu dan siapa yang duluan atau mengajarkan untuk berjualan minuman di Korowai. Jika pelakunya sudah diketahui dan ada penemuan maka segera ditangani karena melanggar larangan dari orang tua atau penginjil,” kata Moses Lokon.

Dari pantauan Jubi, Masyakarat dari sejumlah kamp di Korowai berkumpul di jalan Yahukimo-Pegunungan Bintang dan diarahkan ke rumah yang diduga pengedar Miras.

Loading...
;

Sebelumya ketegasan untuk tak menjual minuman keras dan berjudi di daerah Korowai sudah disepakati bersama.

Di mana dalam kesepakatan bersama disebutkan bahwa, jika siapa yang telah dan menjual miras maka pelaku tersebut akan dikeluarkan dari Korowai serta rumahnya akan dibongkar atau dibakar.

Setelah penemuan Miras itu, 6 orang penginjil secara bersama-sama menghancurkan minuman tersebut dan disaksikan ratusan masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Yahukimo, AKBP Deni Herdiana saat dikonfirmasi mengatakan, pihak kepolisian tegas terhadap pelaku atau siapapun dia yang sengaja mengedarkan atau menjual Minuman Keras (Miras).

Menurutnya, sekalipun oknum anggota, misalnya dari kepolisian atau TNI yang mengedarkan Miras, akan tindak tegas.

“Salah satu prioritas saya miras jangan beredar di Yahukimo. Sekalipun itu dari M
masyarakatkah, oknum anggotakah. Jika masyarakat lihat, kasi tahu ke kami siapa dia dan jual di mana. Supaya kita lakukan penggeledahan,” kata Kapolres Yahukimo. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top