Parlemen Tonga resmi ditutup Raja Tupou VI menjelang pemilu

Sebuah grup band menyanyikan lagu di hadapan Perdana Menteri Tonga, Anggota-anggota Parlemen, dan tamunya pada saat acara penutupan parlemen di Nuku’alofa, 16 September 2021. - Matangi Tonga

Papua No.1 News Portal | Jubi

Nuku’alofa, Jubi – Dalam pidato yang disampaikan di hadapan parlemen untuk merampungkan sidang parlemen 2021 Kamis lalu (16/9/2021), Raja Tupou VI menekankan pentingnya parlemen dalam memastikan bahwa pemerintah saat ini menggunakan dana publik dengan bijak.

Raja Tupou VI menekankan bahwa pada tahun pemilu ini, Tonga sedang menghadapi banyak tantangan termasuk diantaranya narkoba, pandemi Covid-19, dan perubahan iklim.

Pidato penutup sesi parlemen Raja Tupou VI itu dibacakan oleh Lord Ve’ehala, didampingi oleh dua MP dari keluarga bangsawan, MP Fohe dan MP Niukapu. Menekankan tantangan-tantangan yang dihadapi akibat dampak dari narkoba, yang, menurut sang Raja, telah “menyebabkan kekesalan dan kemarahan di kalangan generasi muda kita, generasi yang kita andalkan untuk membangun negara ini”.

Pandemi Covid-19, meski tidak sampai di Tonga, juga merupakan sumber kekhawatiran utama lainnya. “Sangat penting bagi kita untuk bersiap-siap dan tetap siaga,” tegasnya. Tonga adalah salah satu dari segelintir negara di dunia yang belum diserang oleh Covid-19, dan kampanye vaksinasi nasional saat ini sedang berlangsung.

Raja Tupou VI juga menyinggung isu ketahanan pangan di tengah-tengah perubahan iklim dan penutupan perbatasan.

Ia lalu menekankan pentingnya parlemen untuk memastikan bahwa pemerintah yang berkuasa itu membelanjakan uang publik dengan bijaksana. Raja Tupou VI menyinggung beberapa kementerian pemerintah, seperti Kementerian BUMN, dimana laporan mereka tentang pembelanjaan dana pemerintah belum lengkap.

Ia juga menekankan tanggung jawab parlemen, kepada rakyat dan kepada Hukum, dan Konstitusi Tonga. Raja Tupou VI menerangkan bahwa meskipun ada sejumlah RUU yang disahkan selama sidang parlemen tahun ini, tetapi ada kebutuhan untuk perbaikan lebih lanjut.

Loading...
;

“Wakil Rakyat dan Bangsawan, kalian memiliki tanggung jawab kepada rakyat dan keluarga bangsawan yang memilih kalian untuk mewakili mereka si parlemen, dan kepada hukum dan konstitusi Tonga, yang harus kalian patuhi sesuai dengan sumpah,” katanya. “Saya juga mengucapkan selamat berjuang dalam pemilu November mendatang.”

Sidang itu merupakan pertemuan terakhir parlemen Tonga sebelum pemilu pada 18 November 2021 mendatang. Dewan Legislatif Tonga atau Fale Alea memiliki 25 anggota perwakilan, di mana 17 anggota dipilih oleh rakyat dan delapan anggota lainnya dipilih oleh 33 keluarga bangsawan Tonga. (Matangi Tonga)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top