Follow our news chanel

Previous
Next

Partai politik dituntut prioritaskan OAP jadi calon bupati

Papua
Unjuk rasa menolak pencalonan orang Non-Papua sebagai Bupati Merauke, Rabu (26/8/2020) - Jubi/Frans L Kobun.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Merauke, JubiPuluhan warga berunjuk rasa di DPRD Merauke, Rabu (26/8/2020). Mereka menuntut partai politik memprioritaskan Orang Asli Papua atau OAP setempat sebagai calon bupati.

Massa yang bergabung dalam Solidaritas Masyarakat dan Kaum Intelektual Pemuda menyambangi kantor DPRD Merauke sekitar pukul 11.00 Waktu Papua. Selain berorasi, mereka membentangkan spanduk berisi sejumlah tuntutan.

“Kami minta DPRD Merauke mendesak partai politik merekomendasikan OAP dari garis keturunan bapak menjadi bakal calon bupati. Kami menolak bakal calon dari Non-OAP,” kata Kasimirus, koordinator aksi.

Massa juga mendesak Presiden Joko Widodo mengingatkan pemimpin partai supaya merekomendasikan pencalonan OAP pada Pilkada Merauke. Aksi protes mereka dikawal ketat oleh polisi.

“Sekali lagi, kami minta rekomendasikan orang Marind (sebagai calon Bupati Merauke). Jangan mempolitisasi hak kesulungan orang Marind,” tegas Kasimirus.

Mantan Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Merauke Yohanes Nongyap meminta DPRD setempat segera merespon tuntutan pengunjuk rasa. “Aksi tersebut sudah tepat, menolak pencalonan Non-Papua sebagai Bupati Merauke.” (*)

 

Loading...
;

Editor: Aries Munandar

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top