Follow our news chanel

Pastor Laurensius: Ketika orang berjuang menabur keadilan, ada ketidakadilan ditemui

Pastor Laurensius Resi Pureklolon OFM (kanan) sedang pimpin misa syukur – Jubi/Frans L Kobun
Pastor Laurensius: Ketika orang berjuang menabur keadilan, ada ketidakadilan ditemui 1 i Papua
Pastor Laurensius Resi Pureklolon OFM (kanan) sedang pimpin misa syukur – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Merauke, Jubi – Pastor Laurensius Resi Pureklolon, OFM mengatakan dalam perjalanan hidup manusia, ketika berjuang untuk menabur suatu kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, akan muncul yang namanya kejahatan.

“Saat orang berjuang menabur kejujuran, pasti bertemu yang namanya penipuan dan manipulasi.  Atau ketika orang berjuang menabur keadilan, ada ketidakadilan ditemui,” ujar Pastor Laurensius, dalam khotbahnya saat misa syukuran bersama keluarga besar Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kabupaten Merauke, Sabtu (27/7/2019).

Pastor Laurensius mengatakan kebaikan yang hendak ditabur, sedapat mungkin mengimbangi kejahatan yang sering muncul mewarnai kehidupan sosial bermasyarakat.

Dijelaskan, di era perkembangan dunia yang semakin canggih dengan ditandai kemajuan teknologi dan alat komunikasi, terkadang orang dikuasai sikap individualisme serta egoisme yang semakin tinggi. Orang lupa akan keluarga dan saudara-saudarinya yang dulunya menabur kebaikan dan belas kasihan.

“Sikap individualisme dan egoisme akan merusak tatanan kehidupan bersama. Dalam bacaan yang diambil dari Kitab Keluaran, orang Israel dipilih dan diangkat Tuhan menjadi umat pilihan-NYA, meski dalam perjalanan terkadang membangkang dan tak setia, namun terus berjuang menghidupi nilai hidup yang diimani dengan terus berdoa dan memberikan persembahan sebagai ungkapan syukur,” katanya.

Olehnya, pinta Pastor Laurensius, sebagai umat harus menjalankan dalam kehidupan setiap hari entah di keluarga, gereja, maupun lingkungan.

Loading...
;

“Jika kita kuat menghidupi nilai rohani ini, akan menjadi dasar menabur kebaikan,” ujarnya.

Sesepuh dari Kabupaten Lembata di Merauke, Agustinus Gereda Tukan, menyampaikan terima kasih kepada Pastor Laurensius yang telah memimpin misa syukur bagi masyarakat Lembata di tanah perantauan.

“Saya mengajak kita semua orang Lembata mendoakan Pastor Laurensius untuk tetap setia dengan panggilan imamat-nya dan terus memberikan pelayanan kepada umat di tempat tugasnya di Kabupaten Mappi,” pintanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top