HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Pastor Yogi imbau TNI/Polri dan TPNPB tidak mengganggu warga sipil

Foto ilustrasi, pendaratan pasukan TNI menggunakan helikopter di lapangan terbang Bilogai, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Desember 2019.- IST
Foto ilustrasi, pendaratan pasukan TNI menggunakan helikopter di lapangan terbang Bilogai, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Desember 2019.- IST

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemimpin Gereja Katolik Paroki Titigi di Kabupaten Intan Jaya, Papua, RD Yance Yogi mengimbau pasukan TNI/Polri dan kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB tidak mengganggu aktivitas warga sipil. RD Yance Yogi mengingatkan kedua belah pihak jangan mengorbankan warga sipil.

Pastor Yance Yogi menyatakan situasi keamanan di Intan Jaya belum pulih sejak terjadi kontak senjata antara pasukan gabungan TNI/Polri dan TPNPB pada 17 Desember 2019. Ia berharap pertikaian bersenjata di antara kedua kubu tidak menimbulkan korban dari kalangan warga sipil.

“Jangan korbankan masyarakat. Kalau baku cari, baku ukur, itu urusan Negara dan urusan orang bersenjata,” kata Pastor Yogi Jubi, Minggu (5/1/2020).

Ia menegaskan Gereja tidak berurusan dengan perang. Gereja hanya peduli dengan keutuhan ciptaan, keadilan dan perdamaian bagi manusia, apapun latar belakangnya.

Pastor Yance Yogi berharap kedua kubu yang bersenjata itu tidak mengorbankan masyarakat. Kedua belah pihak diminta tidak menjadikan wilayah permukiman warga, perkantoran, sekolah dan areal pertanian sebagai arena peperangan.

“Baku cari itu urusan lain, silahkan baku cari. [Akan tetapi] jangan ganggu area sekolah, area masyarakat. Silahkan baku cari di hutan,” kata Pastor Yogi.

Loading...
;

Wakil Ketua Pokja Perempuan, Majelis Rakyat Papua (MRP), Siska Abugau mengajak kedua belah pihak bertindak secara bijak dalam berperang. Ia mengingatkan konflik bersenjata di antara kedua pihak berdampak terhadap kehidupan warga sipil.

“Pertimbangkan  kehidupan masyarakat Intan Jaya. Masyarakat mau lari ke mana? Karena, wilayah ini seperti kuali,” kata Abugau.

Abugau meminta aparat keamanan maupun kelompok bersenjata TPNPB yang berada di hutan untuk memikirkan keselamatan dan kondisi warga sipil. Ia mengingatkan bahwa tidak semua orang yang berada di dalam hutan merupakan anggota TPNPB.

Menurut Abugau, banyak warga sipil di Intan Jaya yang mengungsi ke hutan. Selain itu, banyak pula warga sipil di sana yang berkebun di dalam hutan. Ia meminta aparat keamanan berhati-hati agar tidak melukai warga sipil yang berada di dalam hutan. “[Aparat] keamanan yang masuk hutan [juga] harus pertimbangan kehidupan masyarakat Intan Jaya,” kata Abugau.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa