Follow our news chanel

PB PON Papua butuh tambahan anggaran Rp 150 miliar

Ketua Komisi V DPR Papua, Jack Kamasan Komboy - Jubi/Arjuna Pademme
PB PON Papua butuh tambahan anggaran Rp 150 miliar 1 i Papua
Ketua Komisi V DPR Papua, Jack Kamasan Komboy – Jubi/Arjuna Pademme.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Komisi V DPR Papua yang membidangi olah raga, Jack Kamasan Komboy menyatakan Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Papua butuh tambahan anggaran sekitar Rp 150 miliar dalam APBD perubahan Papua tahun anggaran 2019.

Menurutnya, kebutuhan penambahan anggaran itu disampaikan pengurus PB PON saat menghadiri undangan rapat Komisi V DPR Papua dan Badan Anggaran DPR Papua, Rabu (25/9/2019).

“Anggaran itu untuk penyediaan peralatan penyelenggaraan. Kan Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) juga Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang membangun sarana PON. Fasilitas atau peralatan venue disiapkan oleh PB PON,” kata Jack Komboy usai memimpin rapat.

Komisi V DPR Papua mendesak PB PON segera menyiapkan rencana anggaran fasilitas berbagai venue, sehingga ketika pembangunan venue rampung sarananya sudah langsung dilengkapi.

Terkait rapat dengan PB PON Papua kata Komboy, pihaknya ingin mendengar sejauh mana progres persiapan pelaksanaan PON XX di Papua pada 2020 mendatang.

Katanya, pelaksanaan PON kini tersisa 391 hari, namun seiring waktu ada perubahan jumlah cabang olahraga atau cabor yang dipertandingan saat PON. Awalnya 47 cabor kini berkurang menjadi 37 cabor.

Loading...
;

Selain itu, pertandingan cabor yang semula direncanakan di lima klaster berubah menjadi tiga klaster. Klaster utama yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Mimika. Sementara Kabupaten Merauke sebagai klaster penunjang.

“Itu yang perlu dijelaskan PB PON kepada kami, karena PB PON pelaksana pada PON 2020. Kami berharap even ini dipersiapkan dengan baik. Banyak hal yang sudah dijelaskan kepada kami dan kami menilai progresnya sudah cukup baik,” ujarnya.

Komisi V dan Badan Anggaran DPR Papua juga meminta PB PON dapat merencanakan kebutuhan anggaran menuju PON dalam APBD induk Provinsi Papua tahun anggaran 2020, setelah terjadi perubahan klaster PB PON belum dapat memastikannya.

“Setelah mereka memastikan berapa klaster, berapa atlet yang akan datang, berapa kebutuhan hotel, bagaimana konsumsi dan transportasi atlet, kami akan undang kembali PB PON,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum PB PON Papua, Yunus Wonda mengatakan pihaknya telah menjelaskan kepada Komisi V dan Badan Anggaran DPR Papua terkait progres persiapan PON yang sudah dilakukan pihaknya dan kini sedang dilaksanakan.

“Kami PB PON khusus penyelenggara. Yang menyiapkan infrastruktur itukan di Disorda, penunjang infrastruktur adalah Dinas PU dan KONI bertugas menyiapkan atlet,” kata Wonda.

Menurutnya, hingga kini progres persiapan pelaksanaan PON Papua terus dilakukan, termasuk pembangunan venue yang dibiayai dari dana APBD Provinsi Papua dan APBN.

“Untuk APBD provinsi mungkin selesai Desember 2019. Kini progresnya sudah 80 persen, dan dari dana APBN mungkin Maret atau April 2020 baru selesai,” ujarnya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top