PB PON Papua gunakan dana tak sampai Rp10 triliun

Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda
https://sports.okezone.com/read/2021/10/15/43/2486585/klasemen-akhir-perolehan-medali-pon-xx-papua-2021-jawa-barat-resmi-jadi-juara-umum-dki-jakarta-runner-up

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Harian Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Papua, Yunus Wonda, menegaskan jika pihaknya menggunakan dana dalam pelaksanaan PON XX tak sampai Rp10 triliun. Hal ini ia sebutkan menanggapi pernyataan Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Kata Wonda, yang dimaksud oleh Menteri Sri Mulyani itu mungkin sudah termasuk dengan dana pembangunan infrastruktur. Sementara, pihaknya hanya menggunakan dana sesuai dengan masterplan PB PON yakni sekitar Rp4,3 triliun. Rinciannya, Rp1,4 triliun yang bersumber dari APBN dan Rp2,7 triliun dari APBD.

“Anggaran yang ada dalam masterplan kita itu sekitar Rp4,3 triliun. Anggaran dari APBN yang diberikan kepada PB PON itu Rp1,4 triliun. Anggaran dari Pemerintah Provinsi Papua melalui APBD itu Rp2,7 triliun. Total semua itu yang ada di masterplan kita Rp4,3 triliun. Itu yang dikasih kepada kita untuk melaksanakan iven PON XX ini. Jadi kalau yang dirilis oleh Ibu Menteri [Keuangan] itu mungkin mulai dari pembangunan venue APBN, APBD, tapi kalau ivennya sendiri itu bantuan dari Pemerintah Pusat hanya Rp1,4 triliun,” kata Wonda saat konferensi pers, Selasa (19/10/21) kemarin.

Bahkan, kata Wonda, dari dana APBN Rp1,4 triliun itu, yang baru dicairkan dan digunakan oleh PB PON sebesar Rp715 miliar.

“Ini saya harus jelaskan, mungkin itu hitungan dengan pembangunan venue, tetapi kalau untuk pelaksanaan PON-nya sendiri itu dukungan pemerintah pusat kepada kami itu adalah Rp1,4 triliun, dan yang baru dicairkan dan yang kami gunakan baru Rp715 miliar,” jelasnya.

“Karena itu sesuai kebutuhan yang kami ajukan. Sebelum anggaran itu turun kami harus menggunakan anggaran dari PB PON sendiri,” ungkapnya.

Baca juga: Atlet Papua catat lima rekor baru di PON XX

Loading...
;

Sementara itu, ia membeberkan, dana yang dikeluarkan untuk upacara pembukaan dan penutupan menelan anggaran sebesar Rp450 miliar.

“Biaya pembukaan dan penutupan itu Rp450 miliar. Itu kita gunakan untuk pembukaan dan penutupan,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top