Follow our news chanel

Previous
Next

PBB sebut kematian akibat Covid-19 di dunia melewati 1 juta jiwa

PBB, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi Perserikatan bangsa bangsa  menyebut korban meninggal akibat virus Covid-19 di seluruh dunia sudah melewati angka 1 juta jiwa per Selasa ini. Pencapaian tersebut memberikan gambaran betapa dahsyatnya dampak pandemi virus Corona di seluruh dunia. Angka itu juga belum menghitung potensi datangnya gelombang kedua.

“Dunia kita telah membuat pencapaian yang mengerikan. Ini angka yang memusingkan, namun kita tidak boleh sampai lengah dan kehilangan individu-individu di sekitar kita,” ujar Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Antonio Guterres, Selasa, (29/9/2020).

Baca juga : Konser virtual PBB di Pasifik untuk lawan Covid-19

AS dan Israel menolak kesepakatan resolusi penanganan Covid-19 PBB 

WHO sebut kehidupan normal usai Covid-19 terjadi tahun 2022

Data yang dikutip dari worldometers menyebutkan ada 1.006.381 orang yang meninggal akibat virus Covid-19 itu. Sedangkan jumlah kasusnya, 33.552.483 orang yang diikuti dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 24.881.156 orang.

Loading...
;

Jika dibandingkan pada Juli lalu, jumlah korban meninggal akibat virus Corona baru menyentuh di kisaran 500 ribu. Dengan kata lain, angka tersebut berkembang dua kali lipat hanya dalam rentang waktu tiga bulan. Dan, dalam periode tersebut, sejumlah negara sudah mulai melakukan pelonggaran untuk memulai kembali roda perekonomian.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan akan berupaya memastikan negara-negara dunia ketiga mendapa supplai vaksin serta tes virus Corona. Hal itu mengingat beberapa negara kesulitan menghadapi pandemi virus Corona yang memburuk beberapa pekan terakhir.

Untuk tes, misalnya, WHO menjamin negara-negara berpenghasilan menengah ke bawah akan mendapat 120 juta rapid test virus Corona dengan harga terjangkau. Harga yang ditetapkan adalah maksimal US$5 atau seyara Rp75 ribu.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa produsen Abbott dan SD Biosensor telah setuju dengan Bill & Melinda Gates Foundation untuk membuat 120 juta alat tes Covid-19 yang baru, portabel, dan mudah digunakan selama periode enam bulan. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top